Banjir Bandang dan Longsor Sumbar, 22 Orang Tewas dan 12 Warga Hilang
Jum'at, 28 November 2025 - 14:48 WIB
loading...
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat (Sumbar) telah menerima jenazah 22 korban akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor. Foto/Rus Akbar
A
A
A
PADANG - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat (Sumbar) telah menerima jenazah 22 korban akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor. Jenazah diterima di beberapa posko, yakni RS Bhayangkara Padang, RSUD dr. Rasyidin Padang, hingga Posko Polres Bukittinggi, Padang Pariaman, dan Pasaman Barat.
![Banjir Bandang dan Longsor Sumbar, 22 Orang Tewas dan 12 Warga Hilang]()
“Dari total 22 korban meninggal dunia, 20 orang telah teridentifikasi, terdiri dari 9 perempuan dan 11 laki-laki. Saat ini, masih ada 2 jenazah yang belum teridentifikasi (satu perempuan dewasa dan satu anak laki-laki),” kata Kasubdit Dokpol Polda Sumbar, dr Eka Purnama Sari, pada Jumat (28/11/2025).
Baca juga: Update Bencana Sumatera: 4 Jembatan di Aceh Putus, Ada 20 Titik Longsor di Sibolga dan Tapteng
Proses identifikasi dilakukan menggunakan berbagai metode, mulai dari primer hingga sekunder. Di Posko DVI RS Bhayangkara Padang, 6 dari 8 jenazah yang masuk berhasil diidentifikasi menggunakan sidik jari (data primer), memberikan kepastian cepat bagi keluarga.
Mereka yang teridentifikasi antara lain Yerna Wilis (57) warga Koto Tangah Kota Padang, Padang, Selvi Marta Putri (20) warga orong Pisau Hilang Lolo Pantai Cermin Kabupaten Solok.
Kemudian Agung Purnomo (35) warga Puhun Tembok Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi, Reki Saputra (38) Jorong Aia Mancua Singgalang X Koto Kabupaten Tanah Datar, Robby Handaryo (41) Jorong Saruaso Timur Saruaso Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar, dan Junimar (52) warga Silaing Bawah Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang.
Baca juga: Wali Kota Sibolga Hilang Kontak sejak Selasa, Pesan Terakhir Terjebak Banjir dan Longsor di Sitahuis
Sementara itu, identifikasi berdasarkan data sekunder (informasi dari keluarga) menjadi kunci utama di beberapa lokasi:
Polresta Padang, dua korban, Najwa Putri Andira (2,5 bulan) dan Mardalena (65 tahun), telah dijemput keluarga langsung di lokasi bencana.
RSUD dr. Rasyidin Padang, ada tiga jenazah berhasil diidentifikasi, yaitu Roni Syaputra (42) Perumahan Abi Lubuk Minturun Kota Padang, Syamsul Kamaruddin (72) Lumin Park Kota Padang, dan Aidil Putra (13) warga Lumin Park Kota Padang.
DVI Polres Bukittinggi Delapan korban tewas dari Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam, berhasil diidentifikasi, semuanya melalui Data Sekunder.
Di Pasaman Barat, satu korban pelajar, Roki Hidayat (13), juga teridentifikasi menggunakan data sekunder.
Fokus utama tim SAR dan DVI saat ini adalah menemukan 10 orang yang dilaporkan hilang. Mayoritas korban hilang, sebanyak 9 orang, tercatat berada di lokasi bencana paling parah di Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam. Jumlah ini termasuk anak-anak.
Selain itu, satu korban hilang lain atas nama Evi Yulia Susanti (52) dilaporkan berada di wilayah DVI Padang Pariaman.
Sementara dari data Basarnas Padang, ada 12 orang masih hilang, 9 Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam dan 2 di Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam dan 1 orang di Kabupaten Padang Pariaman Evi Yulia Susanti (52).
%20Polda%20Sumatera%20Barat%20(Sumbar)%20telah%20menerima%20jenazah%2022%20korban%20akibat%20bencana%20banjir%20bandang%20dan%20longsor%20Oke2.jpg)
“Dari total 22 korban meninggal dunia, 20 orang telah teridentifikasi, terdiri dari 9 perempuan dan 11 laki-laki. Saat ini, masih ada 2 jenazah yang belum teridentifikasi (satu perempuan dewasa dan satu anak laki-laki),” kata Kasubdit Dokpol Polda Sumbar, dr Eka Purnama Sari, pada Jumat (28/11/2025).
Baca juga: Update Bencana Sumatera: 4 Jembatan di Aceh Putus, Ada 20 Titik Longsor di Sibolga dan Tapteng
Proses identifikasi dilakukan menggunakan berbagai metode, mulai dari primer hingga sekunder. Di Posko DVI RS Bhayangkara Padang, 6 dari 8 jenazah yang masuk berhasil diidentifikasi menggunakan sidik jari (data primer), memberikan kepastian cepat bagi keluarga.
Mereka yang teridentifikasi antara lain Yerna Wilis (57) warga Koto Tangah Kota Padang, Padang, Selvi Marta Putri (20) warga orong Pisau Hilang Lolo Pantai Cermin Kabupaten Solok.
Kemudian Agung Purnomo (35) warga Puhun Tembok Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi, Reki Saputra (38) Jorong Aia Mancua Singgalang X Koto Kabupaten Tanah Datar, Robby Handaryo (41) Jorong Saruaso Timur Saruaso Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar, dan Junimar (52) warga Silaing Bawah Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang.
Baca juga: Wali Kota Sibolga Hilang Kontak sejak Selasa, Pesan Terakhir Terjebak Banjir dan Longsor di Sitahuis
Sementara itu, identifikasi berdasarkan data sekunder (informasi dari keluarga) menjadi kunci utama di beberapa lokasi:
Polresta Padang, dua korban, Najwa Putri Andira (2,5 bulan) dan Mardalena (65 tahun), telah dijemput keluarga langsung di lokasi bencana.
RSUD dr. Rasyidin Padang, ada tiga jenazah berhasil diidentifikasi, yaitu Roni Syaputra (42) Perumahan Abi Lubuk Minturun Kota Padang, Syamsul Kamaruddin (72) Lumin Park Kota Padang, dan Aidil Putra (13) warga Lumin Park Kota Padang.
DVI Polres Bukittinggi Delapan korban tewas dari Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam, berhasil diidentifikasi, semuanya melalui Data Sekunder.
Di Pasaman Barat, satu korban pelajar, Roki Hidayat (13), juga teridentifikasi menggunakan data sekunder.
Fokus utama tim SAR dan DVI saat ini adalah menemukan 10 orang yang dilaporkan hilang. Mayoritas korban hilang, sebanyak 9 orang, tercatat berada di lokasi bencana paling parah di Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam. Jumlah ini termasuk anak-anak.
Selain itu, satu korban hilang lain atas nama Evi Yulia Susanti (52) dilaporkan berada di wilayah DVI Padang Pariaman.
Sementara dari data Basarnas Padang, ada 12 orang masih hilang, 9 Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam dan 2 di Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam dan 1 orang di Kabupaten Padang Pariaman Evi Yulia Susanti (52).
(shf)
Lihat Juga :