Revitalisasi Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan dan Pembekalan Keterampilan Warga Binaan
Kamis, 27 November 2025 - 19:11 WIB
loading...
Revitalisasi fasilitas dan pelatihan keterampilan dilakukan di Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini sebelumnya telah digelar di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Foto: Ist
A
A
A
MEDAN - Revitalisasi fasilitas dan pelatihan keterampilan dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini sebelumnya telah digelar di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.
Tujuannya tidak hanya memperindah lingkungan fisik, tapi juga membekali 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan vokasional sebagai bekal reintegrasi ke masyarakat.
Kegiatan ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Nippon Paint. Melalui pelatihan praktis, warga binaan mendapatkan pengetahuan komprehensif mulai dari tahapan persiapan permukaan, teknik pengecatan yang tepat, pemilihan warna dan produk, hingga standar keselamatan kerja yang profesional.
Baca juga: Polisi Sebut 3 Pelaku Mafia Tanah Merupakan Penghuni Lembaga Pemasyarakatan
Kepala Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan Herry Suhasmin mengapresiasi inisiatif yang berkelanjutan ini. “Kami berterima kasih atas dukungan yang luar biasa ini. Program ini memperkuat lapas kami sebagai ruang pembelajaran penanaman nilai kepribadian, keterampilan, serta semangat kemandirian. Hal ini sangat penting untuk membantu warga binaan menjadi pribadi produktif saat kembali ke masyarakat,” ungkap Herry.
Dukungan ini sangat relevan mengingat Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan merupakan salah satu lapas terbesar di Sumatera Utara dan mencerminkan evolusi sistem pemasyarakatan Indonesia menuju pendekatan restorative justice dan pembinaan manusia seutuhnya.
Regional Sales Manager Nippon Paint Indonesia Andika Suhardi menuturkan kegiatan CSR Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan ini ingin menciptakan lingkungan lebih nyaman sekaligus mendukung proses pembinaan di dalam lapas dengan memberikan bekal keterampilan. Warga binaan dapat mempraktikkan langsung teknik pengecatan secara profesional yang diharapkan menjadi modal berharga saat mereka kembali ke masyarakat.
“Semoga inisiatif ini dapat memberikan dampak berkelanjutan, membuka peluang baru bagi warga binaan dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam membangun masa depan yang lebih cerah,” kata Andika.
Tujuannya tidak hanya memperindah lingkungan fisik, tapi juga membekali 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan vokasional sebagai bekal reintegrasi ke masyarakat.
Kegiatan ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Nippon Paint. Melalui pelatihan praktis, warga binaan mendapatkan pengetahuan komprehensif mulai dari tahapan persiapan permukaan, teknik pengecatan yang tepat, pemilihan warna dan produk, hingga standar keselamatan kerja yang profesional.
Baca juga: Polisi Sebut 3 Pelaku Mafia Tanah Merupakan Penghuni Lembaga Pemasyarakatan
Kepala Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan Herry Suhasmin mengapresiasi inisiatif yang berkelanjutan ini. “Kami berterima kasih atas dukungan yang luar biasa ini. Program ini memperkuat lapas kami sebagai ruang pembelajaran penanaman nilai kepribadian, keterampilan, serta semangat kemandirian. Hal ini sangat penting untuk membantu warga binaan menjadi pribadi produktif saat kembali ke masyarakat,” ungkap Herry.
Dukungan ini sangat relevan mengingat Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan merupakan salah satu lapas terbesar di Sumatera Utara dan mencerminkan evolusi sistem pemasyarakatan Indonesia menuju pendekatan restorative justice dan pembinaan manusia seutuhnya.
Regional Sales Manager Nippon Paint Indonesia Andika Suhardi menuturkan kegiatan CSR Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan ini ingin menciptakan lingkungan lebih nyaman sekaligus mendukung proses pembinaan di dalam lapas dengan memberikan bekal keterampilan. Warga binaan dapat mempraktikkan langsung teknik pengecatan secara profesional yang diharapkan menjadi modal berharga saat mereka kembali ke masyarakat.
“Semoga inisiatif ini dapat memberikan dampak berkelanjutan, membuka peluang baru bagi warga binaan dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam membangun masa depan yang lebih cerah,” kata Andika.
(jon)
Lihat Juga :