Deklarasi Maju Jadi Ketua Inkindo DKI Jakarta, Devina Maryana: Saya Siap Mengabdi
Rabu, 26 November 2025 - 20:54 WIB
loading...
Bendahara Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) DKI Jakarta, Devina Maryana mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua DPP Inkindo DKI Jakarta. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bendahara Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) DKI Jakarta, Devina Maryana mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua DPP Inkindo DKI Jakarta dalam Musyawarah Provinsi Inkindo DKI Jakarta. Deklarasi tersebut dilakukan di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
“Saya siap mengabdi, baik waktu, pemikiran maupun tenaga untuk memimpin Inkindo DKI Jakarta,” ujar Devina, Rabu (26/11/2025).
Deklarasi Devina dihadiri dari Dewan Pengurus Nasional, Dewan Pengurus Provinsi DKI Jakarta maupun dareah lainnya yang siap mendukungnya memimpin DPP Inkindo DKI Jakarta.
Baca juga: Otorita Sambut Baik Partisipasi INKINDO Sukseskan Pembangunan IKN
Sebagai Asosiasi Perusahaan Konsultan Independen, Devina berkomitmen membawa Inkindo DKI Jakarta semakin maju, berkembang serta mewujudkan organisasi Inkindo DKI Jakarta, sebagai organisasi profesional yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global serta menjadi mitra strategis pembangunan bekelanjutan.
Dengan tagline #BERES atau Berani, Eksekusi, Ramah, Efisien, Sigap dan berpihak kepada anggota, dia akan menjadikan organisasi INKINDO untuk lebih transparan dengan memanfaatkan teknologi.
Devina juga mengungkapkan sejumlah program yang telah dicanangkan di antaranya transparansi keuangan, relaksasi KTA anggota yang menunggak 3 tahun dengan pengurangan hingga 34%, penerimaan anggota baru dengan biaya yang terjangkau.
“Kita juga berupaya membangun konsultan masa depan dengan memanfaatkan marketplace untuk kepentingan organisasi maupun anggota,” ujarnya.
Baca juga: Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Inkindo Gelar Sosialisasi
Saat ini, anggota DPP Inkindo DKI Jakarta mencapai 600 perusahaan atau anggota sehingga ke depan kerja sama dengan seluruh steakholders harus ditingkatkan.
“Bagaimana anggota bisa mendapatkan pekerjaan, baik skala kecil, menengah hingga besar, ini menjadi tantangan bagi kepengurusan ke depan. Kita juga siap turun ke bawah dalam membantu anggota. Belum lagi masalah SBU yang saat ini cukup rumit serta mahal. Apalagi ada SMAP serta audit yang sangat memberatkan anggota, kita akan berupaya agar hal-hal yang memberatkan perusahaan jasa konsultan bisa dihilangkan,” ucapnya.
Mantan Ketua DPN Inkindo Peter Frans menambahkan, Inkindo DKI Jakarta berbeda dengan provinsi lainnya, dimana untuk menjadi Ketua Inkindo DKI Jakarta adalah pengabdian, harus bisa membangun jejaring. “Sinergi antarpelaku usaha serta harus mampu memanfaatkan teknologi digital yang berkembang pesat di Indonesia,’’ucapnya.
Peter berpesan kepada Devina untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta persaudaraan untuk meningkatkan kerja sama, jika diberi amanah menjadi Ketua DPP Inkindo DKI Jakarta agar menyiapkan organisasi yang kuat.
Ketua DPP Inkindo DKI Jakarta Pung S Zulkarnain menilai, Devina Maryana merupakan sosok yang telah memberikan kontribusi signifikan di organisasi, baik dalam program, administratif maupun pengelolaan internal.
‘’Saya juga mengingatkan bahwa seorang Ketua Inkindo DKI Jakarta harus siap mengorbankan waktu, tenaga bahkan meninggalkan keluarga demi melayani kebutuhan organisasi, karena ini adalah pengabdian,’’ harapnya.
“Saya siap mengabdi, baik waktu, pemikiran maupun tenaga untuk memimpin Inkindo DKI Jakarta,” ujar Devina, Rabu (26/11/2025).
Deklarasi Devina dihadiri dari Dewan Pengurus Nasional, Dewan Pengurus Provinsi DKI Jakarta maupun dareah lainnya yang siap mendukungnya memimpin DPP Inkindo DKI Jakarta.
Baca juga: Otorita Sambut Baik Partisipasi INKINDO Sukseskan Pembangunan IKN
Sebagai Asosiasi Perusahaan Konsultan Independen, Devina berkomitmen membawa Inkindo DKI Jakarta semakin maju, berkembang serta mewujudkan organisasi Inkindo DKI Jakarta, sebagai organisasi profesional yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global serta menjadi mitra strategis pembangunan bekelanjutan.
Dengan tagline #BERES atau Berani, Eksekusi, Ramah, Efisien, Sigap dan berpihak kepada anggota, dia akan menjadikan organisasi INKINDO untuk lebih transparan dengan memanfaatkan teknologi.
Devina juga mengungkapkan sejumlah program yang telah dicanangkan di antaranya transparansi keuangan, relaksasi KTA anggota yang menunggak 3 tahun dengan pengurangan hingga 34%, penerimaan anggota baru dengan biaya yang terjangkau.
“Kita juga berupaya membangun konsultan masa depan dengan memanfaatkan marketplace untuk kepentingan organisasi maupun anggota,” ujarnya.
Baca juga: Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Inkindo Gelar Sosialisasi
Saat ini, anggota DPP Inkindo DKI Jakarta mencapai 600 perusahaan atau anggota sehingga ke depan kerja sama dengan seluruh steakholders harus ditingkatkan.
“Bagaimana anggota bisa mendapatkan pekerjaan, baik skala kecil, menengah hingga besar, ini menjadi tantangan bagi kepengurusan ke depan. Kita juga siap turun ke bawah dalam membantu anggota. Belum lagi masalah SBU yang saat ini cukup rumit serta mahal. Apalagi ada SMAP serta audit yang sangat memberatkan anggota, kita akan berupaya agar hal-hal yang memberatkan perusahaan jasa konsultan bisa dihilangkan,” ucapnya.
Mantan Ketua DPN Inkindo Peter Frans menambahkan, Inkindo DKI Jakarta berbeda dengan provinsi lainnya, dimana untuk menjadi Ketua Inkindo DKI Jakarta adalah pengabdian, harus bisa membangun jejaring. “Sinergi antarpelaku usaha serta harus mampu memanfaatkan teknologi digital yang berkembang pesat di Indonesia,’’ucapnya.
Peter berpesan kepada Devina untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta persaudaraan untuk meningkatkan kerja sama, jika diberi amanah menjadi Ketua DPP Inkindo DKI Jakarta agar menyiapkan organisasi yang kuat.
Ketua DPP Inkindo DKI Jakarta Pung S Zulkarnain menilai, Devina Maryana merupakan sosok yang telah memberikan kontribusi signifikan di organisasi, baik dalam program, administratif maupun pengelolaan internal.
‘’Saya juga mengingatkan bahwa seorang Ketua Inkindo DKI Jakarta harus siap mengorbankan waktu, tenaga bahkan meninggalkan keluarga demi melayani kebutuhan organisasi, karena ini adalah pengabdian,’’ harapnya.
(cip)
Lihat Juga :