Kunjungi Banda Neira, Mendagri Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Sejarah
Rabu, 26 November 2025 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam rangkaian kunjungannya, Tito meninjau sejumlah situs budaya di Pulau Lontor, termasuk kawasan Parigi Tua dan Pohon Sejuta Umat yang memiliki nilai historis bagi masyarakat Banda. Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung pelestarian warisan sejarah dan pengembangan potensi budaya serta pariwisata.
“Kepulauan Banda adalah mutiara sejarah bangsa. Budaya, arsitektur, dan narasi perjuangan yang terpelihara di sini merupakan warisan yang tidak boleh hilang. Pemerintah pusat berkomitmen mendukung pemda dan masyarakat dalam menjaga, merawat, dan mempromosikan warisan ini agar dapat dikenal dunia,” ujar Tito.
Menurut Mendagri, kunjungan ini menjadi momentum penting mempertegas kehadiran negara dalam pelestarian sejarah serta dalam pengembangan potensi budaya dan pariwisata Banda Neira. “Festival Banda Heritage tidak sekadar seremonial, tetapi ruang kolaborasi agar sejarah Banda tetap hidup, dipelajari, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah siap memperkuat sinergi untuk memastikan Banda Neira menjadi kawasan budaya yang berdaya saing,” kata Tito.
Mendagri dalam kunjungan tersebut turut didampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir.
“Kepulauan Banda adalah mutiara sejarah bangsa. Budaya, arsitektur, dan narasi perjuangan yang terpelihara di sini merupakan warisan yang tidak boleh hilang. Pemerintah pusat berkomitmen mendukung pemda dan masyarakat dalam menjaga, merawat, dan mempromosikan warisan ini agar dapat dikenal dunia,” ujar Tito.
Menurut Mendagri, kunjungan ini menjadi momentum penting mempertegas kehadiran negara dalam pelestarian sejarah serta dalam pengembangan potensi budaya dan pariwisata Banda Neira. “Festival Banda Heritage tidak sekadar seremonial, tetapi ruang kolaborasi agar sejarah Banda tetap hidup, dipelajari, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah siap memperkuat sinergi untuk memastikan Banda Neira menjadi kawasan budaya yang berdaya saing,” kata Tito.
Mendagri dalam kunjungan tersebut turut didampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir.
(rca)
Lihat Juga :