Kepedulian Dokter asal NTT terhadap Tanah Kelahirannya Dipuji
Rabu, 26 November 2025 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Setelah melihat kondisi seperti itu, dr. Fransiska Mochtar merasa terpanggil dan dengan beragam upaya yang ia lakukan, akhirnya bendungan tersebut dapat diperbaiki. "Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan perbaikan bendungan ini. Aktivitas bertani berjalan dengan baik dan hasil panen juga menjadi sangat baik," ujar salah satu warga Desa Warloka Alex, dikutip Rabu (26/11/2025).
Hasilnya puluhan hektare sawah yang nyaris kekeringan lantaran pengairan tak berfungsi dengan normal dapat kembali mengairi sawah di wilayah tersebut. Selain itu, dr. Fransiska juga membuka kursus bahasa Inggris bagi anak-anak SD serta pelatihan cara pembuatan kue untuk warga Desa Warloka.
Kisah inspiratifnya untuk membantu sesama ini juga diamini oleh Romo Yuvensius Rugi. Dia mengatakan bahwa Fransiska adalah seorang sosok yang memiliki hati untuk berbagi.
"Kepeduliaan hatinya yang telah menghadirkan beberapa karya kemanusiaan di beberapa tempat. Dan karya-karya itu telah menyapa hati dan hidup orang-orang yang menerima dan mendapatkannya," ujar Romo Yuvens.
Romo Yuvens juga mengungkapkan bahwa dr. Fransiska juga memberikan bantuan di Desa Golo Pongkor, Stasi Sok Rutung, Kabupaten Manggarai. Ia membangun Gua Maria, menyiapkan komputer untuk kursus gratis bagi anak-anak muda di Sok Rutung, hingga menyiapkan patung-patung untuk didistribusikan ke Paroki-Paroki yang ada di Keuskupan Labuan Bajo.
"Segala usaha dan karya dokter Fransiska senantiasa diberkati dan teruslah bercahaya dan bersinar. Begitu banyak hati telah tersapa. Dan tentu masih banyak juga yang sedang menanti dan berharap. Doa kami menyertai setiap karya kemanusiaan ini," pungkasnya.
Hasilnya puluhan hektare sawah yang nyaris kekeringan lantaran pengairan tak berfungsi dengan normal dapat kembali mengairi sawah di wilayah tersebut. Selain itu, dr. Fransiska juga membuka kursus bahasa Inggris bagi anak-anak SD serta pelatihan cara pembuatan kue untuk warga Desa Warloka.
Kisah inspiratifnya untuk membantu sesama ini juga diamini oleh Romo Yuvensius Rugi. Dia mengatakan bahwa Fransiska adalah seorang sosok yang memiliki hati untuk berbagi.
"Kepeduliaan hatinya yang telah menghadirkan beberapa karya kemanusiaan di beberapa tempat. Dan karya-karya itu telah menyapa hati dan hidup orang-orang yang menerima dan mendapatkannya," ujar Romo Yuvens.
Romo Yuvens juga mengungkapkan bahwa dr. Fransiska juga memberikan bantuan di Desa Golo Pongkor, Stasi Sok Rutung, Kabupaten Manggarai. Ia membangun Gua Maria, menyiapkan komputer untuk kursus gratis bagi anak-anak muda di Sok Rutung, hingga menyiapkan patung-patung untuk didistribusikan ke Paroki-Paroki yang ada di Keuskupan Labuan Bajo.
"Segala usaha dan karya dokter Fransiska senantiasa diberkati dan teruslah bercahaya dan bersinar. Begitu banyak hati telah tersapa. Dan tentu masih banyak juga yang sedang menanti dan berharap. Doa kami menyertai setiap karya kemanusiaan ini," pungkasnya.
Lihat Juga :