DPD RI Harap Pembangunan Rumah Sakit Canggih Jawab Masalah Kesehatan di Papua
Selasa, 25 November 2025 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Filep menyampaikan, data Kemenkes menunjukkan Papua memiliki prevalensi jantung yang tinggi, terutama di Papua Tengah di angka 1,65% yang merupakan tertinggi kedua secara nasional di bawah DI Yogyakarta 1,67% dan di atas DKI Jakarta 1,56%.
Tingginya prevalensi penyakit jantung ini, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes juga besar mengakibatkan kematian karena terlambat didiagnosis. Maka di sisi ini tentu perlu fasilitas yang memadai. Bangunlah RS canggih di Papua, beri layanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat.
Baca juga: Sistem Rujukan Bakal Diubah, Pasien Kondisi Gawat Darurat Tetap Bisa Akses Faskes Terdekat
“Saya sepakat dengan Pak Prabowo bahwa pelayanan kesehatan adalah kewajiban negara. Saya berharap kasus kematian ibu hamil dan anak yang dikandungnya di Sentani, Jayapura ini jadi pelajaran penting untuk pemerintah, jadi potret masalah layanan kesehatan di Papua, layanan kesehatan dasar untuk persalinan dan inilah wajah masih rumitnya birokrasi hingga nyawa menghilang, mirisnya justru terjadi di kota. Bagaimana dengan masyarakat kita di pedalaman,” kata Sekretaris MPR For Papua ini.
Senator Papua Barat ini juga menyampaikan kasus kematian mama Papua Irene Sokoy dan bayi yang dikandungnya telah ditindak lanjuti ke Kemenkes. Menurut Filep, Kemenkes akan segera melakukan investigasi kronologi sekaligus mengevaluasi pihak-pihak yang terkait di daerah.
Tingginya prevalensi penyakit jantung ini, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes juga besar mengakibatkan kematian karena terlambat didiagnosis. Maka di sisi ini tentu perlu fasilitas yang memadai. Bangunlah RS canggih di Papua, beri layanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat.
Baca juga: Sistem Rujukan Bakal Diubah, Pasien Kondisi Gawat Darurat Tetap Bisa Akses Faskes Terdekat
“Saya sepakat dengan Pak Prabowo bahwa pelayanan kesehatan adalah kewajiban negara. Saya berharap kasus kematian ibu hamil dan anak yang dikandungnya di Sentani, Jayapura ini jadi pelajaran penting untuk pemerintah, jadi potret masalah layanan kesehatan di Papua, layanan kesehatan dasar untuk persalinan dan inilah wajah masih rumitnya birokrasi hingga nyawa menghilang, mirisnya justru terjadi di kota. Bagaimana dengan masyarakat kita di pedalaman,” kata Sekretaris MPR For Papua ini.
Senator Papua Barat ini juga menyampaikan kasus kematian mama Papua Irene Sokoy dan bayi yang dikandungnya telah ditindak lanjuti ke Kemenkes. Menurut Filep, Kemenkes akan segera melakukan investigasi kronologi sekaligus mengevaluasi pihak-pihak yang terkait di daerah.
Lihat Juga :