Tetap Buntu! Ditemui CMNP, Warga Penjaringan Makin Marah, Solusi Penutupan Akses Makin Tak Jelas dan Zalim

Senin, 24 November 2025 - 21:52 WIB
loading...
Tetap Buntu! Ditemui...
Warga RW 013, Penjaringan, Jakarta Utara akhirnya bertemu dengan pihak PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) terkait Proyek Tol Harbour Road II Ancol pada Senin (24/11/2025). Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Warga RW 013, Penjaringan, Jakarta Utara akhirnya bertemu dengan pihak PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk ( CMNP ) terkait Proyek Tol Harbour Road II Ancol pada Senin (24/11/2025). Pertemuan yang berlangsung di Balai RW 013 ini dihadiri oleh LMK, pengurus wilayah dan perwakilan warga dari 6 RT.

Diketahui, proyek tol yang dibangun CMNP ini berdampak buruk bagi warga. Sebab, akses utama Jalan Rawa Bebek Selatan telah ditutup oleh pihak CMNP.

Tokoh masyarakat RW 013 Rochimmanto alias Rohim menegaskan bahwa dialog warga dengan CMNP belum menghasilkan solusi konkret atas dampak pembangunan Proyek Tol Harbour Road II. Dia menegaskan bahwa pembangunan tol itu hanya menguntungkan perusahaan tanpa memikirkan kehidupan warga.

Tetap Buntu! Ditemui CMNP, Warga Penjaringan Makin Marah, Solusi Penutupan Akses Makin Tak Jelas dan Zalim


Baca juga: Saksi Ahli CMNP Benarkan MNC Soal Transaksi Jual Beli, Hotman: Gugatan CMNP TKO!



"Ini CMNP hanya berpihak kepada CMNP sendiri, tidak berpihak kepada rakyat, tidak berpihak kepada masyarakat. Dia mementingkan bagaimana agar jalan tol ini lancar, tapi tidak memikirkan akses jalan warga masyarakat yang ada di RW 013. Ini kan sangat zalim, sangat mengganggu," ujar Rohim kepada wartawan.

Tetap Buntu! Ditemui CMNP, Warga Penjaringan Makin Marah, Solusi Penutupan Akses Makin Tak Jelas dan Zalim


Ia menegaskan, penutupan jalan bukan hanya memberikan dampak buruk bagi ekonomi warga, khususnya para pelaku UMKM, namun juga mengganggu aktivitas masyarakat. Dia khawatir jika terjadi keadaan darurat, penutupan jalan tersebut akan sangat menyulitkan warga.

"Akses warga tertutup, kalau ada warga yang meninggal, sakit, lahiran bagaimana? Ini tidak dipikirkan oleh CMNP. Ini zalim. Saya bilang, saya akan lawan sampai kapanpun CMNP," sambungnya.

Lebih lanjut, dampak proyek CMNP yang ia sebut zalim ini, kini warga hanya diberikan akses jalan satu motor yang dulunya bisa dilalui dua mobil. Dia berharap CMNP memikirkan akses jalan untuk warga.

Selain itu, pedagang UMKM yang sebelumnya bisa berjualan juga sudah digusur akibat proyek tol tersebut. Ada juga warga yang kini sudah tidak berjualan lantaran akses tertutup.

Sementara itu, LMK RW 013 Endang Wijaya Diharja menegaskan bahwa pihak CMNP tidak pernah melakukan sosialisasi terkait penutupan akses jalan utama warga RW 013.

"Kalau untuk penutupan jalan tidak ada sosialisasi. Hanya pada waktu itu sosialisasi akan ada pembongkaran saja dan penutupan. Bahkan, saya sebagai LMK juga kaget, kok tiba-tiba jalan sudah ditutup total," ujar Endang.

Dia menyampaikan bahwa hasil pertemuan hari ini akan ditindaklanjuti besok Selasa (24/11/2025). Warga akan mengambil sikap tegas jika dalam pertemuan berikutnya, CMNP tetap tidak memberikan solusi untuk warga.

"Besok tim CMNP akan datang dengan tim kontraktor dan konsultan, akan memberikan solusinya terkait akses warga, dan ekonomi, dan sosialnya. Kita tunggu besok, beliau menjanjikan jam 10 akan hadir kembali di wilayah RW013 ini," ujar Endang.

"Jika besok pihak CMNP tidak datang, akan ada aksi. Kita akan geruduk, kita akan demo, kita akan orasi ke kantor CMNP, sekaligus kita datangi ke Gubernur, sekaligus ke Presiden," sambungnya.

Selanjutnya, Cakas selaku perwakilan dari CMNP, mengatakan bahwa aspirasi atau keluhan warga telah ia tampung. Ia berjanji CMNP akan menindaklanjuti permalasahan yang dialami warga.

"Secara prinsip kami sudah mengetahui apa-apa yang menjadi keluhan masyarakat. Kami akan coba selesaikan semaksimal mungkin," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Warga Apresiasi Kapolri...
Warga Apresiasi Kapolri dengan Nama Anak Presisi
PSN Wanam Papua Selatan:...
PSN Wanam Papua Selatan: Jalan 135 Km hingga Fasilitas Logistik Terus Dikerjakan
Macet Parah Akibat Banjir...
Macet Parah Akibat Banjir di Jalan Jembatan Tiga Jakut, Akses Warga Terhambat
Jalan Haji Nawi Jaksel...
Jalan Haji Nawi Jaksel Mulai Diberlakukan Satu Arah, Berikut Rekayasa Lalinnya
Kebakaran Gudang Penjaringan,...
Kebakaran Gudang Penjaringan, 5 Orang Tewas Terjebak Semalaman
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Heran atas Putusan CMNP,...
Heran atas Putusan CMNP, Hotman Paris: PK Sudah Inkrah 2008, Kini Hasilnya Berubah
Rekomendasi
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Berita Terkini
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved