Indonesian Breeder Award 2025 Dorong Regenerasi Pemulia Tanaman
Rabu, 19 November 2025 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Krisis Pemulia Tanaman Berpotensi Ancam Ketahanan Pangan Nasional
”Hari ini kita memberikan penghormatan kepada mereka yang bekerja dalam senyap di setiap rumah kaca, laboratorium, lahan percobaan yang mungkin tidak pernah tampil di ruang publik tetapi kontribusinya dirasakan oleh jutaan masyarakat melalui benih yang ditanam petani,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Arif menegaskan, BRIN memiliki komitmen kuat untuk terus menjadi pusat lahirnya inovasi dan pemulia tanaman terbaik di Indonesia, berkolaborasi dengan perguruan tinggi, industri benih, pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat kemandirian benih nasional.
“Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini khususnya PERIPI dan Ewindo yang terus berkomitmen memajukan pemuliaan tanaman Indonesia,” ucapnya.
Acara ini digelar bersamaan dengan Seminar Nasional Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia yang dihadiri oleh sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah, akademisi dalam dan luar negeri, pelaku usaha, pemulia tanaman, asosiasi, dan komunitas pertanian.
Ada 10 pemulia tanaman yang tahun ini mendapatkan penghargaan dari tujuh kategori, yaitu Economic Impact, Social Impact, Innovation & Technology Development, Lifetime Achievement, Local Heroes, Young Breeder, dan Plasma Nutfah. Setiap kategori dirancang untuk menyoroti beragam kiprah para pemulia tanaman dari berbagai daerah dan generasi.
Salah satu sorotan utama Indonesian Breeder Award 2025 adalah komitmen kuat untuk mendorong lahirnya breeder-breeder muda. Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius berupa krisis jumlah pemulia tanaman, terutama generasi muda yang tertarik terjun ke bidang pemuliaan.
”Hari ini kita memberikan penghormatan kepada mereka yang bekerja dalam senyap di setiap rumah kaca, laboratorium, lahan percobaan yang mungkin tidak pernah tampil di ruang publik tetapi kontribusinya dirasakan oleh jutaan masyarakat melalui benih yang ditanam petani,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Arif menegaskan, BRIN memiliki komitmen kuat untuk terus menjadi pusat lahirnya inovasi dan pemulia tanaman terbaik di Indonesia, berkolaborasi dengan perguruan tinggi, industri benih, pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat kemandirian benih nasional.
“Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini khususnya PERIPI dan Ewindo yang terus berkomitmen memajukan pemuliaan tanaman Indonesia,” ucapnya.
Acara ini digelar bersamaan dengan Seminar Nasional Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia yang dihadiri oleh sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah, akademisi dalam dan luar negeri, pelaku usaha, pemulia tanaman, asosiasi, dan komunitas pertanian.
Ada 10 pemulia tanaman yang tahun ini mendapatkan penghargaan dari tujuh kategori, yaitu Economic Impact, Social Impact, Innovation & Technology Development, Lifetime Achievement, Local Heroes, Young Breeder, dan Plasma Nutfah. Setiap kategori dirancang untuk menyoroti beragam kiprah para pemulia tanaman dari berbagai daerah dan generasi.
Salah satu sorotan utama Indonesian Breeder Award 2025 adalah komitmen kuat untuk mendorong lahirnya breeder-breeder muda. Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius berupa krisis jumlah pemulia tanaman, terutama generasi muda yang tertarik terjun ke bidang pemuliaan.
Lihat Juga :