Lawan Intoleransi dan Bullying, Ribuan Siswa Deklarasi Pelajar Damai
Selasa, 18 November 2025 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
Ia berharap deklarasi itu tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar dipahami dan diamalkan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengucapan Deklarasi Damai harus menjadi nilai yang dihayati, bukan sekadar kata-kata. Harapannya, siswa mampu menerapkannya dalam sikap dan perilaku mereka,” tutur Dewi.
Camat Menes Usep Sudarmana yang menjadi Pembina Upacara di SMA Wali Songo Menes mengatakan, deklarasi sangat bagus untuk agar para pelajar memahami bahaya intoleransi, radikalisme, dan bullying. Dengan begitu diharapkan, mereka bisa menghindari tiga hal tersebut, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Deklarasi sangat tepat untuk menunjang program Desa Siap Siaga di Kecamatan Menes ini. Semua unsur pimpinan Muspika Kecamatan Menes, di seluruh sekolah di Menes. Jadi kami bagi tugas Pak Kapolsek dengan anggotanya, Pak Danramil dengan anggotanya, dan Camat juga dengan anggotnya,” terang Usep.
Ia berharap dengan adanya deklarasi ini, bisa mengingatkan para pelajar bahwa intoleransi, kekerasan, dan bullying adalah tindakan tercela dan tidak sesuai norma bangsa Indonesia.
“Mudah-mudahan dengan deklarasi ini kita semua komitmen, pemerintah, masyarakat, pelajar untuk melawan bullying, intoleransi, dan kekerasan,” tegasnya.
“Pengucapan Deklarasi Damai harus menjadi nilai yang dihayati, bukan sekadar kata-kata. Harapannya, siswa mampu menerapkannya dalam sikap dan perilaku mereka,” tutur Dewi.
Camat Menes Usep Sudarmana yang menjadi Pembina Upacara di SMA Wali Songo Menes mengatakan, deklarasi sangat bagus untuk agar para pelajar memahami bahaya intoleransi, radikalisme, dan bullying. Dengan begitu diharapkan, mereka bisa menghindari tiga hal tersebut, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Deklarasi sangat tepat untuk menunjang program Desa Siap Siaga di Kecamatan Menes ini. Semua unsur pimpinan Muspika Kecamatan Menes, di seluruh sekolah di Menes. Jadi kami bagi tugas Pak Kapolsek dengan anggotanya, Pak Danramil dengan anggotanya, dan Camat juga dengan anggotnya,” terang Usep.
Ia berharap dengan adanya deklarasi ini, bisa mengingatkan para pelajar bahwa intoleransi, kekerasan, dan bullying adalah tindakan tercela dan tidak sesuai norma bangsa Indonesia.
“Mudah-mudahan dengan deklarasi ini kita semua komitmen, pemerintah, masyarakat, pelajar untuk melawan bullying, intoleransi, dan kekerasan,” tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :