Inovasi Hijau di Bumi Dirgantara: Udara Bisa Diolah Jadi Air Layak Minum
Selasa, 11 November 2025 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Jambar Nabolon Marsada (JNM) bersama komunitas Campervan Indonesia menjadi penggerak utama edukasi tersebut. Mereka memperkenalkan cara kerja AWG secara langsung di depan ratusan anggota Saka Dirgantara. Alat ini menyerap uap air dari udara, memprosesnya melalui penyaringan dan sterilisasi, hingga menjadi air jernih siap konsumsi. Kegiatan ini bukan sekadar demonstrasi, tetapi langkah nyata mengenalkan inovasi hijau pada generasi muda.
Para pramuka tampak terpukau melihat tetes-tetes air muncul dari udara kosong. Beberapa bahkan mencoba mencicipinya dan terkejut dengan kesegarannya.
“Dari titik embun bisa jadi air minum, ini solusi masa depan!” seru Sultan (17), salah satu peserta yang antusias. Momen itu menjadi bukti bahwa rasa ingin tahu dan semangat eksplorasi anak muda mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya teknologi berkelanjutan.
Baca juga: Ternyata, Akses Air Minum Aman bagi Masyarakat Baru 11,8%
Kehadiran AWG di perkemahan ini membawa pesan kuat tentang perubahan cara pandang terhadap sumber daya air. Di tengah ancaman krisis air bersih dan perubahan iklim, inovasi seperti ini menghadirkan harapan baru.
Para pramuka tampak terpukau melihat tetes-tetes air muncul dari udara kosong. Beberapa bahkan mencoba mencicipinya dan terkejut dengan kesegarannya.
“Dari titik embun bisa jadi air minum, ini solusi masa depan!” seru Sultan (17), salah satu peserta yang antusias. Momen itu menjadi bukti bahwa rasa ingin tahu dan semangat eksplorasi anak muda mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya teknologi berkelanjutan.
Baca juga: Ternyata, Akses Air Minum Aman bagi Masyarakat Baru 11,8%
Kehadiran AWG di perkemahan ini membawa pesan kuat tentang perubahan cara pandang terhadap sumber daya air. Di tengah ancaman krisis air bersih dan perubahan iklim, inovasi seperti ini menghadirkan harapan baru.
Lihat Juga :