Permahi Gorontalo: Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Simbol Kedewasaan Bangsa
Minggu, 09 November 2025 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
“Jika bangsa ini bisa menghargai jasa Soeharto tanpa meniadakan luka yang ditinggalkannya, itu menunjukkan bahwa kita sudah dewasa secara politik dan moral,” katanya.
Sahrul menambahkan, bangsa Indonesia dapat menjadikan proses ini sebagai pembelajaran penting untuk membangun pendidikan sejarah yang lebih jujur, terbuka, dan plural. “Bangsa yang kuat bukan bangsa yang membungkam masa lalunya, tetapi bangsa yang mampu belajar dari sejarahnya untuk memperbaiki masa depannya,” tegasnya.
Sahrul menegaskan Soeharto, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, adalah bagian integral dari perjalanan panjang bangsa Indonesia. Memberikan gelar Pahlawan Nasional kepadanya, menurut Sahrul, dapat menjadi simbol kebesaran jiwa bangsa jika dilakukan secara transparan dan berkeadilan.
“Bangsa yang besar bukan yang melupakan masa lalunya, melainkan yang menatap sejarah dengan keberanian dan kebijaksanaan. Menghormati Soeharto secara proporsional berarti meneguhkan keadilan sejarah, bukan menafikan luka,” ucapnya.
Sahrul menambahkan, bangsa Indonesia dapat menjadikan proses ini sebagai pembelajaran penting untuk membangun pendidikan sejarah yang lebih jujur, terbuka, dan plural. “Bangsa yang kuat bukan bangsa yang membungkam masa lalunya, tetapi bangsa yang mampu belajar dari sejarahnya untuk memperbaiki masa depannya,” tegasnya.
Sahrul menegaskan Soeharto, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, adalah bagian integral dari perjalanan panjang bangsa Indonesia. Memberikan gelar Pahlawan Nasional kepadanya, menurut Sahrul, dapat menjadi simbol kebesaran jiwa bangsa jika dilakukan secara transparan dan berkeadilan.
“Bangsa yang besar bukan yang melupakan masa lalunya, melainkan yang menatap sejarah dengan keberanian dan kebijaksanaan. Menghormati Soeharto secara proporsional berarti meneguhkan keadilan sejarah, bukan menafikan luka,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :