Kisah Penyamaran Untung Surapati, dari Jualan Sirih hingga Kumpulkan Pasukan Pejuang di Batavia
Jum'at, 07 November 2025 - 06:47 WIB
loading...
A
A
A
Untung Surapati tak pernah gentar dan takut sekalipun ia pernah kalah melawan VOC Belanda. Perlawanannya kian kuat, hingga ia memilih kembali ke ibu kota Batavia menyamar sebagai penjual daun sirih. Penyamaran ini tentu bukan tanpa alasan, yakni untuk menggalang dukungan massa dari rakyat kecil dan budak.
Dikutip dari "Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati: Kisah Hidup dan Sejarah Untung Surapati Sejak Jadi Budak hingga Pahlawan", Untung Surapati menggalang dukungan untuk melanjutkan perjuangannya melawan kesewenang-wenangan VOC Belanda.
Di Batavia itu pula, Untung Surapati dikisahkan juga mengunjungi sanak kerabat dan beberapa kawan-kawannya. Di sana pertemuan tatap muka pertama Untung Surapati dengan mereka acap kali menangis. Sebab mereka bisa melihat kembali Untung Surapati yang dikira sudah gugur.
Baca juga: Kisah Kapten Tack Ikuti Sayembara Runtuhkan Kesaktian Untung Surapati
Upaya Untung di dalam menggalang massa cukup berhasil. Babad Trunajaya-Surapati menjelaskan bahwa massa yang digalang oleh Untung mencapai 30 orang budak. Mereka meninggalkan kota dengan membawa senjata, menuju padang ilalang yang merupakan tempat persembunyian Untung.
Dikutip dari "Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati: Kisah Hidup dan Sejarah Untung Surapati Sejak Jadi Budak hingga Pahlawan", Untung Surapati menggalang dukungan untuk melanjutkan perjuangannya melawan kesewenang-wenangan VOC Belanda.
Di Batavia itu pula, Untung Surapati dikisahkan juga mengunjungi sanak kerabat dan beberapa kawan-kawannya. Di sana pertemuan tatap muka pertama Untung Surapati dengan mereka acap kali menangis. Sebab mereka bisa melihat kembali Untung Surapati yang dikira sudah gugur.
Baca juga: Kisah Kapten Tack Ikuti Sayembara Runtuhkan Kesaktian Untung Surapati
Upaya Untung di dalam menggalang massa cukup berhasil. Babad Trunajaya-Surapati menjelaskan bahwa massa yang digalang oleh Untung mencapai 30 orang budak. Mereka meninggalkan kota dengan membawa senjata, menuju padang ilalang yang merupakan tempat persembunyian Untung.
Lihat Juga :