Mencekam! Kisah Pergantian Komandan Brimob Anton Soedjarwo Memicu Pengepungan Mabes Polri
Minggu, 02 November 2025 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Jika dirunut ternyata konflik di kalangan Jenderal Polri tidak terlepas dari kisruh politik pasca Gerakan 30 September yang memecah TNI dan Polri menjadi dua kubu yakni pro Soekarno dan pro Orde Baru.
Sebenarnya dalam tubuh Polri tidak terjadi gejolak yang berarti. Tekanan justru datang dari pihak luar yang menghendaki Polri dibersihkan dari para pendukung Soekarno.
Dan, salah satu sasaran pembersihan adalah Anton Soedjarwo yang dianggap pendukung Soekarno. Setelah dipulihkan kembali menjadi Komandan Resimen Pelopor Brimob, karier Anton Soedjarwo melesat dengan menyandang Jenderal Polisi bintang 4 dengan jabatan Kapolri periode 4 Desember 1982-6 Juni 1986.
Sebenarnya dalam tubuh Polri tidak terjadi gejolak yang berarti. Tekanan justru datang dari pihak luar yang menghendaki Polri dibersihkan dari para pendukung Soekarno.
Dan, salah satu sasaran pembersihan adalah Anton Soedjarwo yang dianggap pendukung Soekarno. Setelah dipulihkan kembali menjadi Komandan Resimen Pelopor Brimob, karier Anton Soedjarwo melesat dengan menyandang Jenderal Polisi bintang 4 dengan jabatan Kapolri periode 4 Desember 1982-6 Juni 1986.
(jon)
Lihat Juga :