3 Hari Dilanda Banjir, Warga Jati Padang Mulai Diserang Gatal dan Diare
Sabtu, 01 November 2025 - 20:13 WIB
loading...
Kawasan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan hingga Sabtu (1/11/2025) siang tadi masih tergenang banjir. Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Permukiman warga RW 06 Jati Padang , Pasar Minggu, Jakarta Selatan sejak Kamis, 30 September 2025 hingga Sabtu (1/11/2025) masih terendam banjir. Warga setempat pun mulai mengalami gatal-gatal dan diare.
Warga RW 06, Ratna (55) mengatakan, sudah 3 hari perumahan warga di RW 06, khususnya RT 03 dan 04 terendam genangan. Meski saat ini air hanya tinggal menggenangi jalanan.
Namun, imbasnya warga mengalami sakit, gatal-gatal, dan diare. "Kalau yang lain saya enggak tahu, tapi kalau saya iya, ada diare, gatal iya, masuk angin iya, karena dingin ya," ujarnya di lokasi, Sabtu (1/11/2025).
Baca juga: 2 RT di Jati Padang Masih Terendam Banjir, Ketinggian Air 30-40 Cm
Dia menjelaskan, khususnya anak-anak sekitar, tak sedikit yang mengalami gatal-gatal lantaran mereka kerap bermain saat genangan terjadi, termasuk saat ini. Genangan air tersebut sangat kotor lantaran berbagai sampah dan kotoran yang terbawa banjir sejak Kamis lalu.
"Kotor, iya. Orang tua pasti kasih tahu karena memang kan airnya kotor, banyak sampah-sampah, tapi namanya anak-anak ya, ya itu akhirnya jadi timbul diare segala macam," tuturnya.
Dia menerangkan, bantuan dari pemerintah setempat hanya diberikan pada warga yang mengungsi, sedangkan warga yang bertahan tidak sebagaimana dirinya. Saat ini, sudah tak ada lagi warga yang mengungsi di tempat pengungsian sementara, yakni di Masjid Al Ridwan Jati Padang.
"Kalau bantuan yang ngungsi itu waktu hari Kamis malam Jumat itu kayaknya dapat selimut, ada makan, mi instan, segala macam, ya. Kesehatan juga kayaknya sih dianjurkan untuk ada pengobatan di masjid," pungkasnya.
Warga RW 06, Ratna (55) mengatakan, sudah 3 hari perumahan warga di RW 06, khususnya RT 03 dan 04 terendam genangan. Meski saat ini air hanya tinggal menggenangi jalanan.
Namun, imbasnya warga mengalami sakit, gatal-gatal, dan diare. "Kalau yang lain saya enggak tahu, tapi kalau saya iya, ada diare, gatal iya, masuk angin iya, karena dingin ya," ujarnya di lokasi, Sabtu (1/11/2025).
Baca juga: 2 RT di Jati Padang Masih Terendam Banjir, Ketinggian Air 30-40 Cm
Dia menjelaskan, khususnya anak-anak sekitar, tak sedikit yang mengalami gatal-gatal lantaran mereka kerap bermain saat genangan terjadi, termasuk saat ini. Genangan air tersebut sangat kotor lantaran berbagai sampah dan kotoran yang terbawa banjir sejak Kamis lalu.
"Kotor, iya. Orang tua pasti kasih tahu karena memang kan airnya kotor, banyak sampah-sampah, tapi namanya anak-anak ya, ya itu akhirnya jadi timbul diare segala macam," tuturnya.
Dia menerangkan, bantuan dari pemerintah setempat hanya diberikan pada warga yang mengungsi, sedangkan warga yang bertahan tidak sebagaimana dirinya. Saat ini, sudah tak ada lagi warga yang mengungsi di tempat pengungsian sementara, yakni di Masjid Al Ridwan Jati Padang.
"Kalau bantuan yang ngungsi itu waktu hari Kamis malam Jumat itu kayaknya dapat selimut, ada makan, mi instan, segala macam, ya. Kesehatan juga kayaknya sih dianjurkan untuk ada pengobatan di masjid," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :