Pengabdian Masyarakat, Ormawa FORKIP UNIB Edukasi Mitigasi Bencana di Seluma
Minggu, 26 Oktober 2025 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa di antaranya berdampak langsung pada masyarakat Desa Air Kemuning. Mulai dari kerusakan rumah ringan, gangguan aktivitas pendidikan, hingga menyebabkan ketakutan dan trauma psikologis, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.
Tak hanya itu guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) Seluma, Ranting Desa Air Kemuning, sebagai mitra pelaksana program, menyampaikan bahwa belum tersedia panduan maupun pelatihan terkait integrasi kebencanaan ke dalam kurikulum sekolah. Khususnya melalui pendekatan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Padahal, latihan jasmani yang terstruktur secara sport science dapat menjadi instrumen efektif dalam membangun kesiapsiagaan fisik dan mental anak sejak dini. Menyikapi hal tersebut, pendekatan sport science menjadi inovasi utama dalam program pengabdian ini.
Melalui latihan-latihan kebugaran yang dirancang dalam konteks simulasi evakuasi, anak-anak akan dilatih untuk memiliki refleks cepat, daya tahan fisik yang memadai, serta kesiapan psikologis dalam menghadapi situasi darurat seperti gempa bumi. Latihan ini tidak hanya membantu proses pemulihan trauma, tetapi juga membentuk karakter tangguh dan adaptif dalam menghadapi risiko bencana.
Fina HIasa dan Wili Novrian, anggota pengabdian menyampaikan, Karang Taruna Desa Air Kemuning selama ini aktif dalam kegiatan sosial desa. Sayangnya mereka belum memiliki keterampilan spesifik yang dapat dimanfaatkan dalam situasi bencana maupun pemberdayaan ekonomi lokal.
Tak hanya itu guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) Seluma, Ranting Desa Air Kemuning, sebagai mitra pelaksana program, menyampaikan bahwa belum tersedia panduan maupun pelatihan terkait integrasi kebencanaan ke dalam kurikulum sekolah. Khususnya melalui pendekatan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Padahal, latihan jasmani yang terstruktur secara sport science dapat menjadi instrumen efektif dalam membangun kesiapsiagaan fisik dan mental anak sejak dini. Menyikapi hal tersebut, pendekatan sport science menjadi inovasi utama dalam program pengabdian ini.
Melalui latihan-latihan kebugaran yang dirancang dalam konteks simulasi evakuasi, anak-anak akan dilatih untuk memiliki refleks cepat, daya tahan fisik yang memadai, serta kesiapan psikologis dalam menghadapi situasi darurat seperti gempa bumi. Latihan ini tidak hanya membantu proses pemulihan trauma, tetapi juga membentuk karakter tangguh dan adaptif dalam menghadapi risiko bencana.
Fina HIasa dan Wili Novrian, anggota pengabdian menyampaikan, Karang Taruna Desa Air Kemuning selama ini aktif dalam kegiatan sosial desa. Sayangnya mereka belum memiliki keterampilan spesifik yang dapat dimanfaatkan dalam situasi bencana maupun pemberdayaan ekonomi lokal.
Lihat Juga :