World Zakat and Waqf Fund (WZWF): Memperkuat Ekosistem Ekonomi Islam di ASEAN

Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:23 WIB
loading...
A A A
Potensi besar teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen zakat dan wakaf semakin terlihat. Platform-platform digital, seperti crowdfunding dan e-waqf, telah membuka akses yang lebih demokratis untuk zakat dan wakaf, memungkinkan masyarakat untuk lebih mudah berpartisipasi (Hunjra et al., 2024). Inovasi lain, seperti blockchain, dapat memperkuat pengelolaan zakat dan wakaf dengan memastikan transaksi yang lebih aman, transparan, dan efisien. Namun, meskipun potensi ini sangat besar, tantangan dalam mengintegrasikan teknologi tersebut dalam kerangka regulasi yang ada tetap menjadi hambatan yang perlu diatasi (Hussin et al., 2024). Penelitian lebih lanjut tentang bagaimana inovasi digital dapat diimplementasikan secara lebih luas sangat diperlukan.

Pentingnya kolaborasi sektor publik dan swasta dalam pengembangan sistem zakat dan wakaf semakin diakui. Negara-negara seperti Malaysia dan Turki telah memperkenalkan kebijakan seperti cash waqf dan waqf-linked sukuk, yang memanfaatkan investasi swasta untuk mendanai barang-barang publik (Mukhlishin et al., 2025). Penelitian di masa depan perlu mengeksplorasi lebih lanjut potensi kemitraan publik-swasta (PPP) untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat dan wakaf, serta memastikan kontribusinya dalam pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan. Model-model tata kelola kolaboratif dapat memperkuat koordinasi antarnegara dan memperluas jangkauan global dari inisiatif zakat dan wakaf (Kashi et al., 2025).

Kesimpulan

Penelitian ini telah menggali peran penting zakat dan wakaf dalam memperkuat ekosistem ekonomi Islam di kawasan ASEAN, dengan fokus khusus pada potensi World Zakat and Waqf Fund (WZWF) sebagai platform lintas negara yang dapat menghubungkan berbagai sistem ekonomi Islam di wilayah ini. Hasil temuan menunjukkan bahwa zakat dan wakaf, sebagai instrumen utama dalam redistribusi ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan sosial, memiliki dampak yang sangat besar. Namun, meskipun kontribusinya sudah diakui, efektivitas kedua instrumen ini sering kali terhambat oleh kesenjangan regulasi, keterbatasan dalam integrasi teknologi, dan kurangnya sinergi antara lembaga-lembaga terkait. Menariknya, inovasi digital, jika diterapkan dengan benar, bersama dengan penyelarasan kebijakan lintas negara, dapat meningkatkan transparansi, aksesibilitas, dan efisiensi operasional zakat dan wakaf. Hal ini, membuka peluang untuk membangun sistem ekonomi yang lebih inklusif, yang sejalan dengan maqāṣid al-sharī‘ah dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Kontribusi utama dari penelitian ini adalah perluasan model keuangan sosial Islam dengan menjadikan WZWF sebagai penghubung lintas negara yang dapat memfasilitasi integrasi yang lebih dalam antara ekonomi-ekonomi Islam di kawasan ASEAN. Penelitian ini juga memberikan wawasan yang berharga mengenai kebijakan yang diperlukan untuk mendukung transformasi digital dalam pengelolaan zakat dan wakaf, memastikan bahwa instrumen-instrumen ini dapat berkembang dan bertahan dalam ekonomi global yang semakin terhubung. Tidak hanya menyoroti kondisi integrasi zakat dan wakaf saat ini, penelitian ini juga mengevaluasi secara kritis pentingnya kolaborasi yang lebih kuat dan inovasi kebijakan di tingkat regional. Temuan-temuan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang yang ada, terutama terkait dengan peran WZWF dalam memperkuat ekosistem ekonomi Islam yang lebih terintegrasi di ASEAN.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lazisnu-Baznas Siap...
Lazisnu-Baznas Siap Berdayakan 200 UMKM di 4 Daerah Rentan Kemiskinan
Baznas RI Ajak Mahasiswa...
Baznas RI Ajak Mahasiswa UIN Sunan Kudus Jadi Penggerak Zakat
Dharma Jaya Partisipasi...
Dharma Jaya Partisipasi Program Bedah Rumah Baznas Bazis DKI
Gelar Dapur Rakyat Ramadan,...
Gelar Dapur Rakyat Ramadan, Baznas Bazis Jakarta Sajikan 10.000 Porsi Makanan
Ramadan, Baznas Gelar...
Ramadan, Baznas Gelar Pesantren Jalan Cahaya di 11 Provinsi
Baznas RI Salurkan Bantuan...
Baznas RI Salurkan Bantuan bagi 142.079 Korban Banjir Sumatera
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Baznas RI dan Kemendes...
Baznas RI dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat untuk Kesejahteraan Desa
Rekomendasi
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Berita Terkini
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved