Hadiri Wayang Semalam Suntuk di Pacitan, Ibas: Merawat Budaya, Menguatkan Persatuan
Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:29 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Dewan Penasihat Kadin ini, Pagelaran Wayang ini bukan hanya hiburan rakyat, tetapi juga ruang edukasi moral dan kebangsaan. Dia menekankan budaya seperti wayang memiliki filosofi mendalam tentang perjuangan, kebijaksanaan, dan persatuan.
“Wayang mengajarkan kita tentang budi pekerti dan kejujuran. Di balik kisah Pandawa dan Kurawa, tersimpan nilai bahwa kebenaran, kebersamaan, dan kesetiaan pada rakyat adalah inti dari kepemimpinan yang sejati,” ucapnya.
Ibas juga mengingatkan pentingnya Monumen Jenderal Sudirman sebagai simbol perjuangan dan keteladanan nasional. “Tempat ini bukan sembarang tempat. Di sinilah perjuangan Jenderal Sudirman dikenang, seorang pemimpin yang berjuang dengan tulus tanpa pamrih. Dari beliau kita belajar arti sejati dari keberanian, persatuan, dan pengorbanan demi bangsa,” kata anggota dari Dapil Jawa Timur VII ini.
Sebagai Wakil Ketua MPR, dia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
“Anak-anak kita tidak boleh putus sekolah. Mereka harus mendapatkan pendidikan yang layak dan gizi yang baik agar tumbuh menjadi generasi tangguh, cerdas, dan berkarakter. Kita juga harus memastikan kesehatan masyarakat terjamin iwa dan raganya kuat, mentalnya sehat. Karena yang utama dalam hidup ini adalah sehat walafiat agar kita bisa terus berbuat untuk keluarga dan bangsa,” ujar Ibas.
Doktor lulusan S3 IPB University ini juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan, terutama di wilayah dataran tinggi seperti Nawangan dan Bandar.
“Wayang mengajarkan kita tentang budi pekerti dan kejujuran. Di balik kisah Pandawa dan Kurawa, tersimpan nilai bahwa kebenaran, kebersamaan, dan kesetiaan pada rakyat adalah inti dari kepemimpinan yang sejati,” ucapnya.
Ibas juga mengingatkan pentingnya Monumen Jenderal Sudirman sebagai simbol perjuangan dan keteladanan nasional. “Tempat ini bukan sembarang tempat. Di sinilah perjuangan Jenderal Sudirman dikenang, seorang pemimpin yang berjuang dengan tulus tanpa pamrih. Dari beliau kita belajar arti sejati dari keberanian, persatuan, dan pengorbanan demi bangsa,” kata anggota dari Dapil Jawa Timur VII ini.
Sebagai Wakil Ketua MPR, dia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
“Anak-anak kita tidak boleh putus sekolah. Mereka harus mendapatkan pendidikan yang layak dan gizi yang baik agar tumbuh menjadi generasi tangguh, cerdas, dan berkarakter. Kita juga harus memastikan kesehatan masyarakat terjamin iwa dan raganya kuat, mentalnya sehat. Karena yang utama dalam hidup ini adalah sehat walafiat agar kita bisa terus berbuat untuk keluarga dan bangsa,” ujar Ibas.
Doktor lulusan S3 IPB University ini juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan, terutama di wilayah dataran tinggi seperti Nawangan dan Bandar.
Lihat Juga :