Sosok Mpu Nambi, Mahapatih Pertama Kerajaan Majapahit yang Jago Siasat Perang
Minggu, 12 Oktober 2025 - 10:12 WIB
loading...
Patih Amangkhubumi Majapahit pertama diemban Mpu Nambi. Dia menemani Raden Wijaya dalam mendirikan Kerajaan Majapahit dari hutan belantara. Foto: Ist
A
A
A
PATIH Amangkhubumi Majapahit pertama diemban Mpu Nambi . Keberhasilan Mpu Nambi menjadi pejabat strategis nomor dua di kerajaan bukan tanpa sebab. Bagaimana peran Mpu Nambi ketika menemani Raden Wijaya dalam mendirikan sebuah kerajaan besar dari hutan belantara.
Hutan belantara inilah yang menjadi cikal bakal Kerajaan Majapahit. Peran Mpu Nambi di Majapahit sebenarnya tak cuma ketika sudah menjadi kerajaan dan menjadi Patih Amangkhubumi saja, tapi sebelumnya dia juga membantu Raden Wijaya membuka hutan Tarik.
Baca juga: Kekecewaan Ranggalawe Penguasa Tuban Atas Penunjukan Mpu Nambi di Kerajaan Majapahit
Tak tanggung-tanggung, Nambi juga berhasil mengalahkan Pasukan Tartar dari Cina yang terkenal sulit ditaklukkan. Pasukan ini selalu menang dalam pertempuran sebelumnya di Eropa, Asia, tapi ketika melawan Majapahit, strategi cerdik Nambi membuat Tartar tak berkutik.
Penunjukan Mpu Nambi menjadi pejabat strategis di Majapahit juga tak lepas dari keahlian Mpu Nambi. Dia merupakan mahapatih yang diangkat Raden Wijaya, yang punya kehebatan dalam berperang.
Dia dikenal sangat pandai memimpin pasukan dalam peperangan sebagaimana dikutip dari 'Sandyakala di Timur Jawa 1042-1527 M: Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit'.
Selanjutnya, dia juga sangat ahli dalam urusan administrasi. Kemampuan ini digunakan oleh Raden Wijaya untuk membangun Majapahit hingga akhirnya terus berkembang.
Mengenai Patih Nambi, Pararaton dan Kidung Harsa Wijaya menceritakan bahwa Nambi adalah putra Arya Wiraraja. Di lain pihak Kidung Harsa Wijaya dan Kidung Sorandaka menceritakan bahwa Nambi adalah putra Pranaraja.
Memang ada perdebatan panjang di antara beberapa sejarawan, ada yang menyatakan bahwa Nambi adalah putra Pranaraja, sedangkan Ronggolawe adalah putra Arya Wiraraja. Dalam analisis terbarunya, sejarawan Mansur Hidayat mengemukakan pendapatnya bahwa Nambi dan Ronggolawe dimungkinkan adalah putra Arya Wiraraja.
Banyak kalangan menilai analisis bahwa Ranggalawe putra Wiraraja dan Nambi putra Pranaraja adalah yang benar.
Pararaton mengatakan, Nambi adalah seorang Wira Arya Wiraraja yang telah menjadi sahabat Raden Wijaya sejak menjadi salah satu panglima di Singasari. Kidung Harsawijaya mengisahkan pula Nambi kemudian dikirim ayahnya untuk membantu Raden Wijaya membuka Hutan Tarik yang kini berada di perbatasan antara Kabupaten Sidoarjo dengan Kabupaten Mojokerto menjadi sebuah desa permukiman bernama Majapahit.
Kisah ini berlawanan dengan Kidung Panji Wijayakrama dan Kidung Ranggalawe yang menyebut nama putra yang dikirim Arya Wiraraja adalah Ranggalawe, bukan Nambi. Pararaton selanjutnya mengisahkan ketika Raden Wijaya menyerang Kediri tahun 1293, Nambi ikut berjasa membunuh seorang pengikut Jayakatwang yang bernama Kebo Rubuh.
Dalam berbagai medan perjuangan, Nambi diceritakan orang yang mempunyai kecerdikan administrasi dan intelektual sehingga pada masa Majapahit berdiri dia dipercaya menjadi seorang Maha Patih pertama kerajaan ini.
Hutan belantara inilah yang menjadi cikal bakal Kerajaan Majapahit. Peran Mpu Nambi di Majapahit sebenarnya tak cuma ketika sudah menjadi kerajaan dan menjadi Patih Amangkhubumi saja, tapi sebelumnya dia juga membantu Raden Wijaya membuka hutan Tarik.
Baca juga: Kekecewaan Ranggalawe Penguasa Tuban Atas Penunjukan Mpu Nambi di Kerajaan Majapahit
Tak tanggung-tanggung, Nambi juga berhasil mengalahkan Pasukan Tartar dari Cina yang terkenal sulit ditaklukkan. Pasukan ini selalu menang dalam pertempuran sebelumnya di Eropa, Asia, tapi ketika melawan Majapahit, strategi cerdik Nambi membuat Tartar tak berkutik.
Penunjukan Mpu Nambi menjadi pejabat strategis di Majapahit juga tak lepas dari keahlian Mpu Nambi. Dia merupakan mahapatih yang diangkat Raden Wijaya, yang punya kehebatan dalam berperang.
Dia dikenal sangat pandai memimpin pasukan dalam peperangan sebagaimana dikutip dari 'Sandyakala di Timur Jawa 1042-1527 M: Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit'.
Selanjutnya, dia juga sangat ahli dalam urusan administrasi. Kemampuan ini digunakan oleh Raden Wijaya untuk membangun Majapahit hingga akhirnya terus berkembang.
Mengenai Patih Nambi, Pararaton dan Kidung Harsa Wijaya menceritakan bahwa Nambi adalah putra Arya Wiraraja. Di lain pihak Kidung Harsa Wijaya dan Kidung Sorandaka menceritakan bahwa Nambi adalah putra Pranaraja.
Memang ada perdebatan panjang di antara beberapa sejarawan, ada yang menyatakan bahwa Nambi adalah putra Pranaraja, sedangkan Ronggolawe adalah putra Arya Wiraraja. Dalam analisis terbarunya, sejarawan Mansur Hidayat mengemukakan pendapatnya bahwa Nambi dan Ronggolawe dimungkinkan adalah putra Arya Wiraraja.
Banyak kalangan menilai analisis bahwa Ranggalawe putra Wiraraja dan Nambi putra Pranaraja adalah yang benar.
Pararaton mengatakan, Nambi adalah seorang Wira Arya Wiraraja yang telah menjadi sahabat Raden Wijaya sejak menjadi salah satu panglima di Singasari. Kidung Harsawijaya mengisahkan pula Nambi kemudian dikirim ayahnya untuk membantu Raden Wijaya membuka Hutan Tarik yang kini berada di perbatasan antara Kabupaten Sidoarjo dengan Kabupaten Mojokerto menjadi sebuah desa permukiman bernama Majapahit.
Kisah ini berlawanan dengan Kidung Panji Wijayakrama dan Kidung Ranggalawe yang menyebut nama putra yang dikirim Arya Wiraraja adalah Ranggalawe, bukan Nambi. Pararaton selanjutnya mengisahkan ketika Raden Wijaya menyerang Kediri tahun 1293, Nambi ikut berjasa membunuh seorang pengikut Jayakatwang yang bernama Kebo Rubuh.
Dalam berbagai medan perjuangan, Nambi diceritakan orang yang mempunyai kecerdikan administrasi dan intelektual sehingga pada masa Majapahit berdiri dia dipercaya menjadi seorang Maha Patih pertama kerajaan ini.
(jon)
Lihat Juga :