Menag Panggil Pimpinan Seluruh Ponpes Buntut Tragedi Al Khoziny Sidoarjo
Selasa, 07 Oktober 2025 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
“Saya mulai nanti sekarang sudah mau jalan, kalimantan, ke Sulawesi, saya sendiri yang turun tangan insya Allah,” ujar dia.
Dia meminta agar ponpes memperhatikan standar laik bangunan. Menag akan meminta tolong kepada pemerintah setempat sebagai pihak yang mengeluarkan izin.
Baca juga: BNPB: Seluruh Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Telah Ditemukan, 61 Jenazah, 7 Body Part
“Iya, secara komprehensif (bangunan harus sesuai standar). Kita sudah hubungi pemerintah setempat untuk membantu kita, kan mereka juga mengeluarkan izin segala macam,” jelasnya.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menyebut seluruh jenazah korban ambruknya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur telah ditemukan. Total ada 61 jenazah utuh dan 7 body part atau total 68 jasad yang ditemukan.
"Diperkirakan kemarin ada 63 jenazah yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan ponpes. Sekarang di area tersebut sudah rata dengan tanah. Sangat kecil kemungkinan masih ada jenazah di situ," kata Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan dalam keterangan pers, Selasa (7/10/2025).
Dia meminta agar ponpes memperhatikan standar laik bangunan. Menag akan meminta tolong kepada pemerintah setempat sebagai pihak yang mengeluarkan izin.
Baca juga: BNPB: Seluruh Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Telah Ditemukan, 61 Jenazah, 7 Body Part
“Iya, secara komprehensif (bangunan harus sesuai standar). Kita sudah hubungi pemerintah setempat untuk membantu kita, kan mereka juga mengeluarkan izin segala macam,” jelasnya.
Tragedi Ponpes Al Khoziny
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menyebut seluruh jenazah korban ambruknya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur telah ditemukan. Total ada 61 jenazah utuh dan 7 body part atau total 68 jasad yang ditemukan.
"Diperkirakan kemarin ada 63 jenazah yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan ponpes. Sekarang di area tersebut sudah rata dengan tanah. Sangat kecil kemungkinan masih ada jenazah di situ," kata Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan dalam keterangan pers, Selasa (7/10/2025).
Lihat Juga :