Panen Jagung di Sumsel, Badan Pangan Nasional Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan
Senin, 29 September 2025 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Panen Raya Kuartal III, Polri Distribusikan 1.765 Ton Jagung ke Gudang Bulog
Realisasinya, Bulog telah menyerap jagung produksi dalam negeri sebanyak 76,9 ribu ton sampai 26 September 2025. Sementara stok jagung yang disimpan Bulog totalnya berada di angka 72 ribu ton. Terbaru, NFA menugaskan Bulog untuk menyalurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung dengan target 52,4 ribu ton kepada 2.019 peternak dengan harga Rp5.500 per Kg.
Program SPHP jagung bagi peternak tersebut menjadi penyeimbang arus masuk stok jagung di Bulog selama penyerapan produksi dalam negeri sepanjang 2025 ini. Target stok jagung sampai akhir 2025 minimal berada di 60 ribu ton.
Target itu sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 40 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 591 Tahun 2024 Tentang Jumlah, Standar Mutu, dan Harga Pembelian Pemerintah Dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2025.
"Yang kedua, karena ada Pak Amran di sebelahnya Pak Kapolda Sulawesi Selatan, Pak Amran itu hampir setiap hari telepon kalau harga jagung di bawah Rp 4.000. Tapi saya kira PR kita selesai Pak Mentan. Kita sudah jaga harga petani jagung minimal di Rp 5.500 per kilogram," kata Arief saat sesi dialog interaktif dengan Kepolisian Daerah secara daring.
Adapun pergerakan harga jagung di tingkat petani mulai bergerak mendekati HPP Rp5.500 per kg di sekitar awal sampai tengah Agustus. Per 27 September, dalam Panel Harga Pangan NFA, rerata harga jagung petani telah berada di Rp5.553 per kg atau 0,96 persen di atas HPP. Rerata harga ini juga mulai naik dibandingkan seminggu sebelumnya yang berada di Rp5.519 per kg.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerangkan progres panen jagung di kuartal ketiga yang disokong Polri. Kapolri juga berharap agar masyarakat dapat terus bergairah untuk bertani jagung agar dapat terwujud swasembada pangan seperti visi Presiden Prabowo Subianto.
"Baru saja kita melaksanakan rangkaian kegiatan panen raya kuartal ketiga secara serentak yang hari ini kegiatannya kita pusatkan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di wilayah OKU Timur. Per hari ini 7.153 ton dari estimasi untuk panen kuartal ketiga ini (total) 166.512 hektare dengan estimasi (total) 751.442 ton," ungkap Kapolri.
Realisasinya, Bulog telah menyerap jagung produksi dalam negeri sebanyak 76,9 ribu ton sampai 26 September 2025. Sementara stok jagung yang disimpan Bulog totalnya berada di angka 72 ribu ton. Terbaru, NFA menugaskan Bulog untuk menyalurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung dengan target 52,4 ribu ton kepada 2.019 peternak dengan harga Rp5.500 per Kg.
Program SPHP jagung bagi peternak tersebut menjadi penyeimbang arus masuk stok jagung di Bulog selama penyerapan produksi dalam negeri sepanjang 2025 ini. Target stok jagung sampai akhir 2025 minimal berada di 60 ribu ton.
Target itu sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 40 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 591 Tahun 2024 Tentang Jumlah, Standar Mutu, dan Harga Pembelian Pemerintah Dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2025.
"Yang kedua, karena ada Pak Amran di sebelahnya Pak Kapolda Sulawesi Selatan, Pak Amran itu hampir setiap hari telepon kalau harga jagung di bawah Rp 4.000. Tapi saya kira PR kita selesai Pak Mentan. Kita sudah jaga harga petani jagung minimal di Rp 5.500 per kilogram," kata Arief saat sesi dialog interaktif dengan Kepolisian Daerah secara daring.
Adapun pergerakan harga jagung di tingkat petani mulai bergerak mendekati HPP Rp5.500 per kg di sekitar awal sampai tengah Agustus. Per 27 September, dalam Panel Harga Pangan NFA, rerata harga jagung petani telah berada di Rp5.553 per kg atau 0,96 persen di atas HPP. Rerata harga ini juga mulai naik dibandingkan seminggu sebelumnya yang berada di Rp5.519 per kg.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerangkan progres panen jagung di kuartal ketiga yang disokong Polri. Kapolri juga berharap agar masyarakat dapat terus bergairah untuk bertani jagung agar dapat terwujud swasembada pangan seperti visi Presiden Prabowo Subianto.
"Baru saja kita melaksanakan rangkaian kegiatan panen raya kuartal ketiga secara serentak yang hari ini kegiatannya kita pusatkan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di wilayah OKU Timur. Per hari ini 7.153 ton dari estimasi untuk panen kuartal ketiga ini (total) 166.512 hektare dengan estimasi (total) 751.442 ton," ungkap Kapolri.
Lihat Juga :