Menpar Widiyanti Sebut Minat Gen Z Berkarier di Dunia Pariwisata Tinggi
Kamis, 25 September 2025 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
"Standard kita (poltekpar) naik tingkat. Ini akan bergerak ke arah global. Jadi lulusan-lulusan poltekpar dijamin bisa diterima di dunia internasional," tuturnya.
Direktur Poltekpar NHI Bandung Dr Anwari Masatip MMPar CEE mengatakan, Poltekpar NHI Bandung memiliki tiga tugas, yaitu, before service, during service, dan after service.
"Semasa anak-anak ini berkuliah di tempat kami (Poltekpar NHI Bandung) dari hasil treasure study kami, 93 persen anak-anak ini bekerja. Dalam proses tersebut juga sudah menjadi kewajiban kami memberikan bantuan after service mereka berpendidikan di sini dengan menyediakan lapangan-lapangan pekerjaan secara offline dan online," kata Direktur Poltekpar NHI Bandung.
"Sebelum lulus, para mahasiswa Poltekpar NHI Bandung telah terserap 93 persen. Jadi 7 persen lagi dalam waktu tunggu," ujarnya.
Anwari menyatakan, mahasiswa Poltekpar NHI Bandung telah mengubah pola pikir atau mindset bahwa bekerja itu tidak harus bekerja di tempat orang, tetapi bisa juga bekerja secara mandiri dan berwirausaha.
"Tahun ini kami sudah meningkatkan persentase kerja mandiri itu dari 30 persen target pemerintah tahun lalu, saat ini kami sudah di angka 36,87 persen," ujar Anwari.
Dalam sambutan di acara wisuda 599 sarjana dan magister Poltekpar NHI Bandung, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana tema wisuda tahun ini, Leading the Future of Sustainable Tourism from Campus to Global Impact: Leading the Future of Sustainable Tourism.
Tema ini, kata Menpar, bermakna menjadi garda terdepan motor penggerak ekosistem pariwisata berkelanjutan. From campus to global impact. Berbekal ilmu di Politeknik Parwisata NHI Bandung, meretas jalan menjadi tokoh parwisata dunia dengan akar kearifan lokal dan memberikan dampak besar serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.
"Tama ini semakin menguatkan apa yang kembali diucapkan Bung Karno: 'Aku beri seribu orang tua niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncang dunia'," ujar Widiyanti.
Hari ini, tutur Menpar, tidak hanya 10 dari wisudawan-wisudawati terbaik, tetapi 599 pemuda-pemudi dari Tanah Pasundan siap mengguncang dunia pariwisata Nusantara dan mancanegara dengan ide dan semangat untuk mengarahkan pariwisata Indonesia menuju masa depan di kancah internasional.
Menurut Widiyanti, tren global saat ini membuka ruang besar bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui sektor parwisata. Parwisata masa depan bukan lagi semata soal menambah jumlah kunjungan, tetapi tentang menghadirkan quality tourism.
Parwisata yang memberikan pengalaman berkualitas, menjaga kelestarian alam dan budaya, serta memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat.
Direktur Poltekpar NHI Bandung Dr Anwari Masatip MMPar CEE mengatakan, Poltekpar NHI Bandung memiliki tiga tugas, yaitu, before service, during service, dan after service.
"Semasa anak-anak ini berkuliah di tempat kami (Poltekpar NHI Bandung) dari hasil treasure study kami, 93 persen anak-anak ini bekerja. Dalam proses tersebut juga sudah menjadi kewajiban kami memberikan bantuan after service mereka berpendidikan di sini dengan menyediakan lapangan-lapangan pekerjaan secara offline dan online," kata Direktur Poltekpar NHI Bandung.
"Sebelum lulus, para mahasiswa Poltekpar NHI Bandung telah terserap 93 persen. Jadi 7 persen lagi dalam waktu tunggu," ujarnya.
Anwari menyatakan, mahasiswa Poltekpar NHI Bandung telah mengubah pola pikir atau mindset bahwa bekerja itu tidak harus bekerja di tempat orang, tetapi bisa juga bekerja secara mandiri dan berwirausaha.
"Tahun ini kami sudah meningkatkan persentase kerja mandiri itu dari 30 persen target pemerintah tahun lalu, saat ini kami sudah di angka 36,87 persen," ujar Anwari.
Dalam sambutan di acara wisuda 599 sarjana dan magister Poltekpar NHI Bandung, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana tema wisuda tahun ini, Leading the Future of Sustainable Tourism from Campus to Global Impact: Leading the Future of Sustainable Tourism.
Tema ini, kata Menpar, bermakna menjadi garda terdepan motor penggerak ekosistem pariwisata berkelanjutan. From campus to global impact. Berbekal ilmu di Politeknik Parwisata NHI Bandung, meretas jalan menjadi tokoh parwisata dunia dengan akar kearifan lokal dan memberikan dampak besar serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.
"Tama ini semakin menguatkan apa yang kembali diucapkan Bung Karno: 'Aku beri seribu orang tua niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncang dunia'," ujar Widiyanti.
Hari ini, tutur Menpar, tidak hanya 10 dari wisudawan-wisudawati terbaik, tetapi 599 pemuda-pemudi dari Tanah Pasundan siap mengguncang dunia pariwisata Nusantara dan mancanegara dengan ide dan semangat untuk mengarahkan pariwisata Indonesia menuju masa depan di kancah internasional.
Menurut Widiyanti, tren global saat ini membuka ruang besar bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui sektor parwisata. Parwisata masa depan bukan lagi semata soal menambah jumlah kunjungan, tetapi tentang menghadirkan quality tourism.
Parwisata yang memberikan pengalaman berkualitas, menjaga kelestarian alam dan budaya, serta memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat.
Lihat Juga :