Kementerian HAM Sesalkan Penyitaan Buku di Kediri oleh Polisi
Rabu, 24 September 2025 - 14:08 WIB
loading...
A
A
A
Rumadi juga menyebut penyitaan buku tidak sesuai dengan visi Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. Sebaliknya, penyitaan buku justru menginterupsi upaya pemerintah dalam memperkuat demokrasi.
"Khususnya Asta Cita I yang menekankan penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, danHAM. Tindakan penyitaan buku justru berpotensi menginterupsi upaya pemerintah dalam memperkuat demokrasi dan penghormatan terhadap HAM," jelas dia.
Baca juga: Program Andalan KemenHAM 2026: Desa Sadar HAM hingga Kampung REDAM
Penyitaan itu juga dinilai akan merusak tradisi literasi masyarakat. Padahal, Presiden Prabowo berkali-kali menyampaikan pentingnya membangun dan menjaga tradisi membaca.
"Kepolisian tidak boleh mengambil langkah eksesif yang merugikan tradisi membaca, karena membaca merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan pentingnya membangun dan menjaga tradisi membaca," tandasnya.
"Khususnya Asta Cita I yang menekankan penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, danHAM. Tindakan penyitaan buku justru berpotensi menginterupsi upaya pemerintah dalam memperkuat demokrasi dan penghormatan terhadap HAM," jelas dia.
Baca juga: Program Andalan KemenHAM 2026: Desa Sadar HAM hingga Kampung REDAM
Penyitaan itu juga dinilai akan merusak tradisi literasi masyarakat. Padahal, Presiden Prabowo berkali-kali menyampaikan pentingnya membangun dan menjaga tradisi membaca.
"Kepolisian tidak boleh mengambil langkah eksesif yang merugikan tradisi membaca, karena membaca merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan pentingnya membangun dan menjaga tradisi membaca," tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :