Ketua DPD RI Ajak Mentan Amran Melihat Kondisi Daerah

Rabu, 17 September 2025 - 19:53 WIB
loading...
Ketua DPD RI Ajak Mentan...
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengajak Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berkunjung ke Bengkulu, Rabu (17/9/2025). Foto/Istimewa
A A A
BENGKULU - Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengajak Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berkunjung ke Bengkulu, Rabu (17/9/2025). Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi ketahanan pangan dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Kunjungan itu sekaligus membahas lanskap kesiapan Program Senator Peduli Ketahanan Pangan, yang akan dilaksanakan di 4 subwil: Bengkulu, NTT, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. Agenda diawali dengan peninjauan Operasi Pasar Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Panorama Bengkulu.

Di sana, mereka berdialog langsung dengan pedagang dan masyarakat untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar dan harga tetap stabil. Rombongan kemudian menghadiri Rapat Koordinasi Hilirisasi Perkebunan Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak untuk membahas strategi penguatan ketahanan pangan dan peningkatan nilai tambah sektor perkebunan.

Baca juga: Milad ke-48 BKPRMI, Ketua DPD RI Pimpin Jalan Santai hingga Tanam Pohon



Sultan menegaskan komitmen DPD untuk mengembangkan potensi pangan daerah sebagai basis pertanian nasional, salah satunya Bengkulu. “Pertanian akan bangkit melalui dukungan presiden. Prioritas beliau adalah ketahanan pangan, ketahanan energi. Saya minta kepala daerah dan OPD konsolidasi cepat, sehingga dapat dieksekusi cepat," ujar Sultan.

DPD RI secara khusus menyatakan dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan ketahanan pangan. Sultan menjelaskan bahwa kebutuhan Bengkulu di sektor pangan mendapat jaminan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian. “Urusan benih, bibit, pupuk, alsintannya clear. Kalau program sudah end to end, benih, bibit, pupuk, alsintan sudah terjamin, maka petani Indonesia akan betul-betul bahagia,” tegasnya.

Namun, kata Sultan, yang lebih penting yang akan membuat Bengkulu dan daerah daerah lain di seluruh Indonesia menggeliat adalah hilirisasi. Sebab, program hilirisasi di bidang pertanian itu akan menambah atau akan membuat multiplier efek yang progresif.

"Kita kaya sekali akan produksi CPO, kopi, jagung, kelapa, dan lain-lain yang selama ini lebih banyak diekspor sebagai bahan baku yang kalau ini kita hilirisasi akan memilik nilai tambah yang besar dan bisa menyumbang PDB negara besar sekali," kata Sultan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mencapai swasembada. "Alhamdulillah, target Bapak Presiden untuk swasembada 4 tahun. Mudah-mudahan tidak ada aral melintang, sehingga swasembada tahun ini bisa dicapai," kata Amran.

Wakil Gubernur Bengkulu menyambut positif sinergi ini dengan menyatakan bahwa pertanian adalah tulang punggung perekonomian daerah. "Kita mengucapkan terima kasih atas intervensi Ketua DPD RI melalui Menteri Pertanian, alhamdulillah cetak sawah 2.200 hektare progresnya sudah cukup baik. Momentum lima tahun ke depan sangat strategis dalam membangun infrastruktur ketahanan pangan," ujarnya.

Sultan menutup dengan menegaskan peran DPD RI sebagai jembatan antara pusat dan daerah. Ia mengajak semua pihak mempercepat langkah untuk memastikan program pertanian benar-benar dirasakan oleh rakyat, sejalan dengan pencapaian program Asta Cita di bidang ketahanan pangan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Coba Susu hingga...
Prabowo Coba Susu hingga Buah Sebelum Deklarasi Swasembada Pangan di Karawang
Sultan Najamudin Serukan...
Sultan Najamudin Serukan Solidaritas Nasional bagi Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
Mentan Amran dan KSP...
Mentan Amran dan KSP Qodari Sidak Kios Pupuk di Lampung
Ramai Sidak Dedi Mulyadi,...
Ramai Sidak Dedi Mulyadi, Ketua DPD RI Minta Pejabat Lebih Bijak
Revolusi Pupuk Nasional:...
Revolusi Pupuk Nasional: Pemerintah Revitalisasi Industri dan Bersihkan Rantai Mafia
Integrasi Ekonomi Hijau...
Integrasi Ekonomi Hijau Antarprovinsi, Sultan Najamudin Dorong Sumatera Green Invest
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
7 Rekomendasi Fahira...
7 Rekomendasi Fahira Idris untuk Transformasi Posyandu
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Rekomendasi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
5 Artis Indonesia yang...
5 Artis Indonesia yang Bermasalah Soal Hak Asuh Anak usai Bercerai
Berita Terkini
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Infografis
Profil Anggito Abimanyu,...
Profil Anggito Abimanyu, Ketua LPS yang Didukung Menkeu Purbaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved