Cerita Perubahan dari Parupuk Tabing Padang: Ketika Warga Menata Sampah secara Modern

Rabu, 17 September 2025 - 16:49 WIB
loading...
A A A
Karena itu, RW 02 Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, dipilih sebagai lokasi pilot project pertama. Dengan jumlah warga sekitar 250 KK yang terdiri dari sekitar 1.000 jiwa, kawasan ini menjadi titik awal pengujian sistem pilah sampah berbasis warga. Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan, mulai November 2024 hingga Januari 2025.

Edukasi, Komposter, dan Kesepakatan Warga Jadi Langkah Awal

Proses dimulai dengan koordinasi bersama ketua RW, RT, tokoh masyarakat, hingga perangkat Puskesmas Lubuk Buaya. Warga diberi edukasi mengenai pentingnya memilah sampah menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu.

Berbagai tantangan muncul sepanjang pelaksanaan program. Rendahnya kesadaran warga menjadi hambatan utama, sebagian besar masih menganggap pemilahan sampah sebagai pekerjaan tambahan yang merepotkan.

Selain itu, program pengangkutan oleh LPS (Lembaga Pengelola Sampah) yang belum sepenuhnya selaras dengan sistem pemilahan, serta minimnya kepercayaan masyarakat terhadap bank sampah juga semakin mempersulit terjadinya perubahan perilaku.

Di sisi lain, keterbatasan tenaga pendamping juga menjadi masalah. Satu kader edukasi hanya mampu menjangkau maksimal 150 rumah dalam sebulan, sementara cakupan wilayah yang dibutuhkan lebih dari tiga kali lipat jumlah tersebut. Kondisi ini membuat edukasi berjalan lambat dan tidak merata.

Untuk menjawab berbagai kendala tersebut, sejumlah langkah strategis mulai diterapkan seperti penambahan jumlah kader dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi ke rumah-rumah warga dan perkuatan kolaborasi dengan pemulung dan bank sampah sebagai mitra lapangan yang strategis. Tidak hanya itu, upaya mendorong lahirnya regulasi lokal pun dilakukan dengan memberi insentif kepada warga yang disiplin memilah sampah dari sumbernya.

Dari Satu RW ke Skala Kota: Menuju 16 Kelurahan Prioritas

Pilot project ini hanyalah permulaan. PPAM Kota Padang telah menetapkan 16 kelurahan sebagai wilayah prioritas untuk replikasi program.Upaya sosialisasi pun dilakukan secara masif melalui berbagai saluran, mulai dari pertemuan tatap muka, media sosial, hingga grup WhatsApp warga.

Selain itu, program ini juga melibatkan lintas sektor untuk memperluas jangkauan edukasi.Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan digandeng untuk mendorong partisipasi anak-anak dan keluarga, sehingga pesan tentang pentingnya memilah sampah dapat ditanamkan sejak dini dan dibawa ke lingkungan rumah tangga. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat perubahan perilaku masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pengelolaan sampah berbasis warga di Kota Padang.

Target akhir program ini adalah menjangkau 20% masyarakat Kota Padang agar aktif memilah sampah dari rumah dan atau menjadi nasabah bank sampah. Saat ini, Pemerintah Kota Padang tengah menyusun regulasi untuk memastikan pengelolaan sampah berbasis masyarakat mendapatkan dukungan struktural yang kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Rekomendasi
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved