Gelar Hening Cipta dan Doa Kebangsaan, PB HMI Komitmen Kawal Demokrasi
Selasa, 09 September 2025 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB HMI Muhammad Jusrianto menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar kegiatan doa kebangsaan ini menjadi pengingat bahwa koreksi terhadap bangsa dimulai dari diri sendiri.
“Walaupun kegiatan ini hanya dihadiri oleh internal PB HMI, maknanya sangat besar. Dari sini kita ingin menegaskan bahwa koreksi terhadap bangsa harus berawal dari internal organisasi, dari hati dan tekad kader HMI, sebelum meluas menjadi gerakan besar untuk rakyat Indonesia,” ungkap Jusrianto.
Baca juga: Bagas Kurniawan Pimpin PB HMI Usai Terpilih Secara Aklamasi di Putaran 2
Ketua Bidang Hukum, Pertahanan, dan Keamanan PB HMI Rifan Ridwan Saleh menyampaikan, kegiatan ini juga merupakan penguatan posisi moral PB HMI dalam merespons kondisi bangsa, khususnya terkait krisis hukum, pelanggaran hak asasi manusia, dan praktik represif aparat terhadap mahasiswa maupun rakyat.
“Doa dan hening cipta ini adalah fondasi spiritual perjuangan kita. PB HMI menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap gerakan mahasiswa. Kritik dan koreksi bukanlah pengkhianatan, melainkan bentuk cinta kepada bangsa. Ikhtiar dan tawakal adalah senjata moral kita untuk koreksi Indonesia,” tegasnya.
“Walaupun kegiatan ini hanya dihadiri oleh internal PB HMI, maknanya sangat besar. Dari sini kita ingin menegaskan bahwa koreksi terhadap bangsa harus berawal dari internal organisasi, dari hati dan tekad kader HMI, sebelum meluas menjadi gerakan besar untuk rakyat Indonesia,” ungkap Jusrianto.
Baca juga: Bagas Kurniawan Pimpin PB HMI Usai Terpilih Secara Aklamasi di Putaran 2
Ketua Bidang Hukum, Pertahanan, dan Keamanan PB HMI Rifan Ridwan Saleh menyampaikan, kegiatan ini juga merupakan penguatan posisi moral PB HMI dalam merespons kondisi bangsa, khususnya terkait krisis hukum, pelanggaran hak asasi manusia, dan praktik represif aparat terhadap mahasiswa maupun rakyat.
“Doa dan hening cipta ini adalah fondasi spiritual perjuangan kita. PB HMI menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap gerakan mahasiswa. Kritik dan koreksi bukanlah pengkhianatan, melainkan bentuk cinta kepada bangsa. Ikhtiar dan tawakal adalah senjata moral kita untuk koreksi Indonesia,” tegasnya.
Lihat Juga :