Terluka Parah saat Amankan Demo Ricuh, 4 Polisi Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Senin, 08 September 2025 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Tempurung Tengkorak Pecah
Peristiwa kerusuhan saat unjuk rasa anarkistis di Polres Karawang pada Jumat (29/8/2025), tak akan pernah dilupakan oleh Ipda Sandi Tatiadi Koswara (44 tahun), Anggota Polres Karawang.
Ipda Sandi terkena lemparan batu demonstran yang mengenai tempurung tengkorak kepalanya. Lemparan itu menyebabkan tempurung terkoraknya retak parah sehingga harus menjalani operasi.
Beruntung, Ipda Sandi masih selamat. Tempurung tengkorak kepalanya digantikan dengan titanium. Ipda Sandi mengaku sudah mengikhlaskan kejadian tersebut dan berharap kembali pulih.
Saat ini, Aiptu Sandi harus menggunakan kursi roda untuk aktivitas sehari-harinya sambil menunggu kondisinya pulih 100 persen. Saat hadir di upacara kenaikan pangkat luara biasa di Mapolda Jabar, perban putih masih terpasang di kepalanya. Dia didampingi sang istri.
Ipda Sandi mengatakan, pada Jumat 29 Agustus 2025 lalu, bersama anggota lain, melakukan pengamanan unjuk rasa di depan gerbang Polres Karawang. Tiba-tiba terdengar suara petasan dan lemparan batu.
"Saya terkena lemparan batu atau benda keras saat pengamanan unjuk rasa pada hari Jumat," kata Sandi ditemui di Mapolda Jabar seusai upacara kenaikan pangkat luar biasa, Senin (7/9/2025).
Peristiwa kerusuhan saat unjuk rasa anarkistis di Polres Karawang pada Jumat (29/8/2025), tak akan pernah dilupakan oleh Ipda Sandi Tatiadi Koswara (44 tahun), Anggota Polres Karawang.
Ipda Sandi terkena lemparan batu demonstran yang mengenai tempurung tengkorak kepalanya. Lemparan itu menyebabkan tempurung terkoraknya retak parah sehingga harus menjalani operasi.
Beruntung, Ipda Sandi masih selamat. Tempurung tengkorak kepalanya digantikan dengan titanium. Ipda Sandi mengaku sudah mengikhlaskan kejadian tersebut dan berharap kembali pulih.
Saat ini, Aiptu Sandi harus menggunakan kursi roda untuk aktivitas sehari-harinya sambil menunggu kondisinya pulih 100 persen. Saat hadir di upacara kenaikan pangkat luara biasa di Mapolda Jabar, perban putih masih terpasang di kepalanya. Dia didampingi sang istri.
Ipda Sandi mengatakan, pada Jumat 29 Agustus 2025 lalu, bersama anggota lain, melakukan pengamanan unjuk rasa di depan gerbang Polres Karawang. Tiba-tiba terdengar suara petasan dan lemparan batu.
"Saya terkena lemparan batu atau benda keras saat pengamanan unjuk rasa pada hari Jumat," kata Sandi ditemui di Mapolda Jabar seusai upacara kenaikan pangkat luar biasa, Senin (7/9/2025).
Lihat Juga :