Kisah Pangeran Diponegoro, Pahlawan, Pejuang, hingga Tokoh Ulama Berpengetahuan Tinggi
Jum'at, 05 September 2025 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Di masa mudanya di Tegalrejo, Diponegoro selain memiliki hubungan dengan para petinggi agama keraton hampir dapat dipastikan juga memiliki hubungan dengan banyak guru independen ternama di wilayah Yogyakarta.
Tanah pertanian itu berdekatan dengan empat pusat ahli hukum Islam yang dikenal sebagai pathok negari (pilar negeri) yakni Kasongan, antara Selarong dan Tegalrejo, Dongkelan, wilayah persis di selatan Yogyakarta arah Bantul.
Berikutnya wilayah Papringan di antara Yogyakarta dan Prambanan dan Melangi persis di sebelah barat laut Tegalrejo. Diponegoro kemudian di tahun 1827 akhirnya menikahi anak perempuan kiai guru yang juga guru senior Kasongan. Ketika Perang Jawa bergelar Raden Ayu Retnokumolo.
Tentunya Pangeran Diponegoro sering melewati tempat kediaman calon mertuanya dalam perjalanan dari Tegalrejo ke tanah pelungguh di Selarong selatan Yogyakarta.
Tanah pertanian itu berdekatan dengan empat pusat ahli hukum Islam yang dikenal sebagai pathok negari (pilar negeri) yakni Kasongan, antara Selarong dan Tegalrejo, Dongkelan, wilayah persis di selatan Yogyakarta arah Bantul.
Berikutnya wilayah Papringan di antara Yogyakarta dan Prambanan dan Melangi persis di sebelah barat laut Tegalrejo. Diponegoro kemudian di tahun 1827 akhirnya menikahi anak perempuan kiai guru yang juga guru senior Kasongan. Ketika Perang Jawa bergelar Raden Ayu Retnokumolo.
Tentunya Pangeran Diponegoro sering melewati tempat kediaman calon mertuanya dalam perjalanan dari Tegalrejo ke tanah pelungguh di Selarong selatan Yogyakarta.
(jon)
Lihat Juga :