Soroti Proyek Jalan Arosbaya - Campor, Legislator Partai Perindo Muhammad Mosleh: Jangan Main-main dengan Anggaran Negara!
Kamis, 04 September 2025 - 19:47 WIB
loading...
Proyek pembangunan jalan kabupaten ruas Arosbaya–Campor mendapat sorotan dan perhatian serius dari anggota DPRD Bangkalan dari Partai Perindo Muhammad Mosleh. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
BANGKALAN - Proyek pembangunan jalan kabupaten ruas Arosbaya–Campor mendapat sorotan dan perhatian serius dari DPRD Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Proyek jalan dengan panjang 3,634 km dengan lebar 4 meter itu menelan anggaran Rp6,88 miliar lebih.
Anggota Komisi C DPRD Bangkalan dari Partai Perindo yang dikenal dengan Partai Kita, Muhammad Mosleh menegaskan agar pelaksanaan proyek dijalankan secara transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan usai rapat komisi bersama pihak kontraktor dan pengawas proyek.
Baca juga: Instruksikan Anggota Dewan dari Partai Perindo Buka Dialog Transparan, Angela Tanoesoedibjo: Suara Rakyat Harus Didengar
“Jangan main-main dengan anggaran negara, apalagi sampai ada indikasi yang merugikan negara dan masyarakat dengan pengelolaan yang kurang baik. Sebab itu sama saja mengkhianati rakyat," kata politisi muda berusia 33 tahun ini, Rabu (3/9/2025).
Mosleh juga mewanti-wanti, pihak DPRD memberi perhatian dan melakukan pengawasan termasuk apabila ada dugaan indikasi modus pengurangan volume.
Mosleh yang juga menjabat Plt. Ketua DPD Partai Perindo Bangkalan juga mengingatkan agar semua pihak lebih bijak dalam pembelanjaan dan pelaksanaan pembangunan.
Baca juga: Legislator Perindo DKI Jakarta Dina Masyusin Sepakat Tunjangan Perumahan Rp70 Juta Dievaluasi
"Kita harus menggunakan anggaran sebaik-baiknya. Apalagi di Bangkalan, kita masih termasuk kabupaten termiskin di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, proyek infrastruktur semestinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Bila ada indikasi penyimpangan, DPRD akan mendorong agar pihak terkait menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
Proyek jalan yang pengerjaannya dikelola oleh CV AI dan diawasi oleh CV K sebagai konsultan pengawas ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Bangkalan.
Namun demikian, Mosleh menekankan bahwa kualitas pekerjaan menjadi faktor utama agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Terlebih jalan merupakan salah satu infrastruktur penting yang memudahkan aktivitas usaha, pertanian, bekerja, dan bersekolah, termasuk ketika warga memerlukan akses layanan kesehatan di saat darurat.
Anggota Komisi C DPRD Bangkalan dari Partai Perindo yang dikenal dengan Partai Kita, Muhammad Mosleh menegaskan agar pelaksanaan proyek dijalankan secara transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan usai rapat komisi bersama pihak kontraktor dan pengawas proyek.
Baca juga: Instruksikan Anggota Dewan dari Partai Perindo Buka Dialog Transparan, Angela Tanoesoedibjo: Suara Rakyat Harus Didengar
“Jangan main-main dengan anggaran negara, apalagi sampai ada indikasi yang merugikan negara dan masyarakat dengan pengelolaan yang kurang baik. Sebab itu sama saja mengkhianati rakyat," kata politisi muda berusia 33 tahun ini, Rabu (3/9/2025).
Mosleh juga mewanti-wanti, pihak DPRD memberi perhatian dan melakukan pengawasan termasuk apabila ada dugaan indikasi modus pengurangan volume.
Mosleh yang juga menjabat Plt. Ketua DPD Partai Perindo Bangkalan juga mengingatkan agar semua pihak lebih bijak dalam pembelanjaan dan pelaksanaan pembangunan.
Baca juga: Legislator Perindo DKI Jakarta Dina Masyusin Sepakat Tunjangan Perumahan Rp70 Juta Dievaluasi
"Kita harus menggunakan anggaran sebaik-baiknya. Apalagi di Bangkalan, kita masih termasuk kabupaten termiskin di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, proyek infrastruktur semestinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Bila ada indikasi penyimpangan, DPRD akan mendorong agar pihak terkait menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
Proyek jalan yang pengerjaannya dikelola oleh CV AI dan diawasi oleh CV K sebagai konsultan pengawas ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Bangkalan.
Namun demikian, Mosleh menekankan bahwa kualitas pekerjaan menjadi faktor utama agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Terlebih jalan merupakan salah satu infrastruktur penting yang memudahkan aktivitas usaha, pertanian, bekerja, dan bersekolah, termasuk ketika warga memerlukan akses layanan kesehatan di saat darurat.
(shf)
Lihat Juga :