Ketum DPP IMM: Rakyat Jangan Mau Dibenturkan dengan Polri, Fokus ke Tuntutan DPR

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 20:35 WIB
loading...
Ketum DPP IMM: Rakyat...
Masyarakat diimbau waspada terhadap arah narasi dan gerakan yang sedang dibangun sejumlah pihak. Ada upaya mengalihkan isu yang semula ditujukan kepada DPR justru dialihkan kepada kepolisian. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Riyan Betra Delza menyampaikan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap arah narasi dan gerakan yang sedang dibangun sejumlah pihak. Ada upaya mengganti/pengalihan isu yang semula ditujukan kepada DPR justru dialihkan kepada kepolisian.

“Pertama mungkin isunya jelas menghilangkan tunjangan dan dana pensiun DPR dan itu sangat positif. Namun, pascatragedi semalam seolah-olah menjadikan polisi jadi sasaran. Akhirnya DPR seperti cuci tangan. Mereka lupa bahwa hal ini terjadi karena ulah mereka dan akhirnya terlihat rakyat dibenturkan dengan polisi,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Baca juga: Pos Polisi Lantas di Depan Polda Metro Jaya Dibakar Massa

“Kedua kita semua sepakat bahwa anarkisme dan represif sama-sama tidak diperkenankan dalam mengekspresikan aksi baik aksi maupun pengamanan,” tambah Riyan.

Dia melihat insiden bentrokan saat aksi demo Kamis, 28 Agustus lalu yang menelan korban baik dari polisi maupun massa aksi supaya bisa melihat realitas dengan objektif atas peristiwa tersebut.

“Tentu kita berduka atas meninggalnya saudara kita dan minta Kapolri menindak secara tegas serta terbuka . Kita paham bahwa polisi juga tidak ingin ada korban sama seperti kita yang inginnya baik-baik saja dan kondusif,” ucapnya.

Riyan menegaskan kembali pentingnya fokus pada isu utama serta meminta untuk jangan mau dibentur-benturkan. “Saatnya kita kembali ke tuntutan awal, fokus ke DPR jangan sampai kita dijadikan alat untuk pecah belah, dibentur-benturkan dengan skenario yang sengaja dibangun,” ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Rekomendasi
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
7 Kota dengan Gaji Tertinggi...
7 Kota dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat Pindah ke Sini?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved