Bandung Barat Ekspor 16 Ribu Petak Keramba ke Maladewa
Jum'at, 11 September 2020 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
"Pemerintah tentunya akan memberikan kemudahan prosedur kepada perusahaan untuk ekspor. Termasuk perluasan jaringan pasar ekspor, promosi, dan pencarian buyer dengan mengundang perwakilan dubes 191 negara secara virtual," tuturnya. (Baca juga: Selalu Berpihak pada Kaum Miskin, dr Lo Raih Penghargaan MURI )
Direktur PT Gani Arta Dwitunggal, Andi Jayaprawira Sunadim menerangkan, pengiriman ekspor keramba jaring apung ke negara Maldives (Maladewa) untuk delapan kali pengiriman dengan total nilai mencapai 3 juta USD. Ini bukanlah pertama kali perusahaannya ekspor, karena sebelumnya juga pernah ekspor ke China, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, dan Ghana. Namun yang istimewa karena ekspor ini untuk ke Kementerian Perikanan, Pemerintah Maladewa.
"Sekali kirim ke Maladewa kapasitasnya 200 petak jaring apung dan ada delapan kali pengiriman. Produk kami ini bisa bertahan hingga 25 tahun dan sudah terpasang 16.000 petak di seluruh Indonesia," terangnya. (Baca juga: Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat Terancam Dipecat )
Direktur PT Gani Arta Dwitunggal, Andi Jayaprawira Sunadim menerangkan, pengiriman ekspor keramba jaring apung ke negara Maldives (Maladewa) untuk delapan kali pengiriman dengan total nilai mencapai 3 juta USD. Ini bukanlah pertama kali perusahaannya ekspor, karena sebelumnya juga pernah ekspor ke China, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, dan Ghana. Namun yang istimewa karena ekspor ini untuk ke Kementerian Perikanan, Pemerintah Maladewa.
"Sekali kirim ke Maladewa kapasitasnya 200 petak jaring apung dan ada delapan kali pengiriman. Produk kami ini bisa bertahan hingga 25 tahun dan sudah terpasang 16.000 petak di seluruh Indonesia," terangnya. (Baca juga: Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat Terancam Dipecat )
(eyt)
Lihat Juga :