Kecam Tindakan Kekerasan terhadap Wartawan, Sahroni Minta Polisi Usut dan Tangkap Pelaku!
Kamis, 21 Agustus 2025 - 23:16 WIB
loading...
A
A
A
Diberitakan sebelumnya, Delapan jurnalis yang meliput aksi penyegelan PT Genesis Regeneration Smelting di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan hingga kekerasan, Kamis (21/8/2025). Mereka bersama empat staf humas KLH dikeroyok oleh pihak keamanan dan organisasi masyarakat.
Bahkan, peristiwa itu dilaporkan turut melibatkan oknum anggota Brimob. Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan peristiwa itu bermula ketika tim dari KLH mendatangi pabrik untuk melakukan penutupan.
"Sebelumnya pada tanggal 25 Februari kemarin mereka datang ke sini (Pabrik, red) untuk melakukan police line karena perusahaan melakukan pencemaran, sehingga hari ini mereka datang kembali kesini untuk melakukan penutupan agar tidak beroperasi,"kata Condro kepada awak media.
Setelah itu, kata Condro, sejumlah petugas keamanan perusahaan melakukan tindakan kekerasan kepada para tim humas KLH dan wartawan. "Diduga empat orang humas LH dan satu rekan media yang diduga dikeroyok oleh terduga sekuriti dan beberapa karyawan yang ada di perusahaan ini," tuturnya.
Condro mengatakan bahwa saat ini nama - nama terduga pelaku pengeroyokan telah berhasil dikantongi. Bahkan, pihaknya menerjunkan propam untuk mendalami keterlibatan oknum anggota Brimob.
Bahkan, peristiwa itu dilaporkan turut melibatkan oknum anggota Brimob. Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan peristiwa itu bermula ketika tim dari KLH mendatangi pabrik untuk melakukan penutupan.
"Sebelumnya pada tanggal 25 Februari kemarin mereka datang ke sini (Pabrik, red) untuk melakukan police line karena perusahaan melakukan pencemaran, sehingga hari ini mereka datang kembali kesini untuk melakukan penutupan agar tidak beroperasi,"kata Condro kepada awak media.
Setelah itu, kata Condro, sejumlah petugas keamanan perusahaan melakukan tindakan kekerasan kepada para tim humas KLH dan wartawan. "Diduga empat orang humas LH dan satu rekan media yang diduga dikeroyok oleh terduga sekuriti dan beberapa karyawan yang ada di perusahaan ini," tuturnya.
Condro mengatakan bahwa saat ini nama - nama terduga pelaku pengeroyokan telah berhasil dikantongi. Bahkan, pihaknya menerjunkan propam untuk mendalami keterlibatan oknum anggota Brimob.
(rca)
Lihat Juga :