Tinjau Sekolah Rakyat di Sulsel, Kemenko Polkam Beri Empat Rekomendasi ke Kemensos
Kamis, 21 Agustus 2025 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kunjungan ini Staf Khusus Bidang Aktivisme, Sosbud, Pergerakan, dan Ulama, Neno Hamriono mengatakan, Sekolah Rakyat ini harus tepat sasaran agar tujuan pemerintah berhasil, fokus untuk membantu rakyat kurang mampu. “Sekolah Rakyat dibentuk dengan tujuan untuk pembangunan karater yang sangat penting untuk dibentuk,” katanya, Kamis (21/8/2025).
Baca juga: Sampaikan 299 Hari Kerja di Sidang Tahunan MPR 2025, Prabowo: 100 Sekolah Rakyat Dibangun
Selain itu Kemenko Polkam juga merekomendasikan agar Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik, mempercepat pembangunan sekolah permanen, serta mendorong pembinaan terhadap siswa dan keluarganya.
Penekanan juga diberikan pada pentingnya pelatihan keterampilan berbasis minat bakat agar siswa dapat menciptakan lapangan kerja secara mandiri di masa depan. "Sekolah Rakyat ini harus dibuat tidak hanya jenjang SMA, tetapi juga SMK, jadi siswa sudah siap kerja" ujar Neno
Pemerintah melalui Kementerian Sosial diharapkan segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut guna memastikan keberlanjutan program pendidikan berbasis inklusif di wilayah tertinggal, khususnya yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca juga: Sampaikan 299 Hari Kerja di Sidang Tahunan MPR 2025, Prabowo: 100 Sekolah Rakyat Dibangun
Selain itu Kemenko Polkam juga merekomendasikan agar Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik, mempercepat pembangunan sekolah permanen, serta mendorong pembinaan terhadap siswa dan keluarganya.
Penekanan juga diberikan pada pentingnya pelatihan keterampilan berbasis minat bakat agar siswa dapat menciptakan lapangan kerja secara mandiri di masa depan. "Sekolah Rakyat ini harus dibuat tidak hanya jenjang SMA, tetapi juga SMK, jadi siswa sudah siap kerja" ujar Neno
Pemerintah melalui Kementerian Sosial diharapkan segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut guna memastikan keberlanjutan program pendidikan berbasis inklusif di wilayah tertinggal, khususnya yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan.
(cip)
Lihat Juga :