Sempat Tertahan Imbas Gempa, Layanan KRL Kembali Normal

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:42 WIB
loading...
Sempat Tertahan Imbas...
Layanan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek sempat terganggu akibat pemeriksaan jalur imbas gempa magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (20/8/2025) malam. Foto/Dok SindoNews/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Layanan kereta rel listrik ( KRL ) Jabodetabek sempat terganggu akibat pemeriksaan jalur imbas gempa magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (20/8/2025) malam. KAI Commuter memastikan layanan kembali normal setelah dinyatakan aman pukul 20.35 WIB.

"Perjalanan Commuter Line usai gempa di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kini sudah kembali normal dan dapat dilalui dengan kecepatan normal. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," cuit laman X @CommuterLine.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan hasil analisa gempa bumi tektonik yang mengguncang 14 km Tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB dengan parameter update 4,7 magnitudo.

Baca juga: KRL Tertahan Imbas Gempa Bekasi, KAI Lakukan Pengecekan Jalur



"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh sumber gempa sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust)," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Daryono menambahkan dampak gempa bumi berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Bekasi dengan Skala Intensitas III - IV MMI, Di Purwakarta, Cikarang dan Depok dengan Skala Intensitas III MMI, Di Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur dengan Skala Intensitas II - III MMI, Di Tangerang, Pandeglang, Cianjur dan Pelabuhan Ratu, Lebak dengan Skala Intensitas II MMI.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Gempa M5,6 Guncang Talaud...
Gempa M5,6 Guncang Talaud Maluku Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Rekomendasi
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Berita Terkini
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved