BMKG Ingatkan Aktivitas Sesar Lembang Meningkat
Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:44 WIB
loading...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya peningkatan aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Barat, khususnya pada Sesar Lembang segmen barat. Peningkatan tersebut terjadi sejak 24 Juli 2025. Foto/BMKG
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) mengingatkan adanya peningkatan aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Barat, khususnya pada Sesar Lembang segmen barat. Peningkatan tersebut terjadi sejak 24 Juli 2025.
"Kami ingatkan segmen barat Sesar Lembang terjadi peningkatan aktivitas seismic," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, dikutip Rabu (20/8/2025).
Daryono pun membeberkan hasil monitoring BMKG, bahwa sejak 24 Juli 2025 Sesar Lembang mengalami peningkatan aktivitas kegempaan, khususnya Segmen Cimeta (barat).
Baca Juga: Sesar Lembang Picu Gempa Hebat, Wilayah Parongpong Diprediksi Bakal Terisolasi
Gempa-gempa tersebut dirasakan warga, yaitu kekuatan M1,8 yang terjadi pada 24 Juli 2025, kemudian M2,1 pada 28 Juli 2025, kekuatan M1,9 pada 14 Agustus 2025, kekuatan M1,8 pada 15 Agustus 2025, dan kekuatan M2,3 pada 19 Agustus 2025.
Sementara itu, pada Selasa, 19 Agustus 2025, pukul 11.41.57 WIB, BMKG juga mencatat telah terjadi gempa berkekuatan M2,3. Koordinat gempa terjadi di 6,82 LS-107,49 BT dengan pusat berada di darat, 9 km barat laut Kota Cimahi dan di kedalaman 10 km. Gempa ini masuk kategori gempa dirasakan, dengan skala II-III (lemah) di Bandung Barat.
"Yang pasti Sesar Lembang adalah sesar aktif. Jadi kapan saja bisa rilis. Fenomena seperti ini yang dikhawatirkan adalah gempa pembuka (foreshocks)," kata Daryono.
"Kami ingatkan segmen barat Sesar Lembang terjadi peningkatan aktivitas seismic," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, dikutip Rabu (20/8/2025).
Daryono pun membeberkan hasil monitoring BMKG, bahwa sejak 24 Juli 2025 Sesar Lembang mengalami peningkatan aktivitas kegempaan, khususnya Segmen Cimeta (barat).
Baca Juga: Sesar Lembang Picu Gempa Hebat, Wilayah Parongpong Diprediksi Bakal Terisolasi
Gempa-gempa tersebut dirasakan warga, yaitu kekuatan M1,8 yang terjadi pada 24 Juli 2025, kemudian M2,1 pada 28 Juli 2025, kekuatan M1,9 pada 14 Agustus 2025, kekuatan M1,8 pada 15 Agustus 2025, dan kekuatan M2,3 pada 19 Agustus 2025.
Sementara itu, pada Selasa, 19 Agustus 2025, pukul 11.41.57 WIB, BMKG juga mencatat telah terjadi gempa berkekuatan M2,3. Koordinat gempa terjadi di 6,82 LS-107,49 BT dengan pusat berada di darat, 9 km barat laut Kota Cimahi dan di kedalaman 10 km. Gempa ini masuk kategori gempa dirasakan, dengan skala II-III (lemah) di Bandung Barat.
"Yang pasti Sesar Lembang adalah sesar aktif. Jadi kapan saja bisa rilis. Fenomena seperti ini yang dikhawatirkan adalah gempa pembuka (foreshocks)," kata Daryono.
Lihat Juga :