Bah! Pemko Medan Kelola Rp30 Triliun tapi Infrastruktur Jalan Masih Hancur
Kamis, 10 September 2020 - 21:49 WIB
loading...
A
A
A
Bobby Nasution yang sejak jauh hari membawa semangat kolaborasi, dalam konsep Collaborative Government, ada tiga perubahan penting untuk Kota Medan mendatang yang diharapkan akan terjadi. (BACA JUGA: Kimia Farma Segera Produksi Obat Favipiravir untuk Pasien Covid-19)
Pertama, kata ayah dua anak ini, reformasi birokrasi. Bobby - Aulia Rachman akan mengubah wajah birokrasi Kota Medan menjadi birokrasi yang melibatkan setiap elemen, setiap masyarakat.
"Seluruh agenda pemerintahan dan pembangunan yang akan berjalan didasari oleh kebutuhan, aspirasi, dan cita-cita masyarakat Kota Medan," kata penggagas #KolaborasiMedanBerkah ini.
Kedua, dibidang reformasi pelayanan publik. "Setiap masyarakat memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan dari Pemko Medan. Maka apapun status sosialnya, birokrasi Pemko Medan harus memberikan pelayanan kualitas yang sama, kualitas terbaik. Dan yang ketiga, pencegahan dan pemberantasan korupsi," jelas Bobby Nasution.
Pertama, kata ayah dua anak ini, reformasi birokrasi. Bobby - Aulia Rachman akan mengubah wajah birokrasi Kota Medan menjadi birokrasi yang melibatkan setiap elemen, setiap masyarakat.
"Seluruh agenda pemerintahan dan pembangunan yang akan berjalan didasari oleh kebutuhan, aspirasi, dan cita-cita masyarakat Kota Medan," kata penggagas #KolaborasiMedanBerkah ini.
Kedua, dibidang reformasi pelayanan publik. "Setiap masyarakat memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan dari Pemko Medan. Maka apapun status sosialnya, birokrasi Pemko Medan harus memberikan pelayanan kualitas yang sama, kualitas terbaik. Dan yang ketiga, pencegahan dan pemberantasan korupsi," jelas Bobby Nasution.
(vit)
Lihat Juga :