Momen Hangatnya Tirakatan Kemerdekaan Bersama Naga Baladika di Semarang
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 20:25 WIB
loading...
Warga Kampung Kagok, Wonotingal, Candi Sari, Kota Semarang, Jawa Tengah membuat mural memperingati HUT ke-870 RI. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Suasana di kawasan Kampung Kagok, Wonotingal, Candi Sari, Kota Semarang, Jawa Tengah terasa berbeda. Menjelang malam tirakatan peringatan HUT ke-80 RI, tawa anak-anak dan orang tua terdengar riuh di antara deretan hadiah sepeda gunung dan paket sembako yang berjejer rapi.
Di sudut lain, ibu-ibu tampak semringah menggendong paket sembako, sementara para pengurus RW menguji sepeda listrik baru yang siap membantu kerja mereka sehari-hari.
Baca juga: Daftar Nama 76 Paskibraka Nasional 2025 untuk HUT ke-80 RI di Istana Merdeka
Semua keceriaan itu hadir berkat pembagian 20 sepeda gunung, 2 televisi, 2 sepeda listrik, dan 350 paket sembako bagi warga sekitar dari Naga Baladika. Seperti yang dirasakan Riyadi, warga RW 6 ini tak bisa menyembunyikan rasa senangnya.
“Kami senang sekali, bukan cuma saat 17 Agustus. Naga Baladika rutin membantu sembako, memberi hadiah, sampai memperbaiki jalan kami. Sepeda listrik untuk RW ini akan sangat bermanfaat,” ujarnya sambil tersenyum, Kamis malam (14/8/2025).
Riyadi juga mengaku bahagia karena selain pembagian hadiah, juga menghadirkan layanan ambulans gratis untuk masyarakat Kagok, Wonotinggal, yang dapat digunakan kapan saja saat dibutuhkan.
Baca juga: Mengenal Filosofi Formasi Paskibraka 17-8-45 dan Makna di Baliknya
Bukan hanya memberi, peringatan kemerdekaan diperingati lewat seni. Mural bertema merah putih kini menghiasi dinding lingkungan, hasil karya para seniman Kota Semarang.
Di sudut lain, ibu-ibu tampak semringah menggendong paket sembako, sementara para pengurus RW menguji sepeda listrik baru yang siap membantu kerja mereka sehari-hari.
Baca juga: Daftar Nama 76 Paskibraka Nasional 2025 untuk HUT ke-80 RI di Istana Merdeka
Semua keceriaan itu hadir berkat pembagian 20 sepeda gunung, 2 televisi, 2 sepeda listrik, dan 350 paket sembako bagi warga sekitar dari Naga Baladika. Seperti yang dirasakan Riyadi, warga RW 6 ini tak bisa menyembunyikan rasa senangnya.
“Kami senang sekali, bukan cuma saat 17 Agustus. Naga Baladika rutin membantu sembako, memberi hadiah, sampai memperbaiki jalan kami. Sepeda listrik untuk RW ini akan sangat bermanfaat,” ujarnya sambil tersenyum, Kamis malam (14/8/2025).
Riyadi juga mengaku bahagia karena selain pembagian hadiah, juga menghadirkan layanan ambulans gratis untuk masyarakat Kagok, Wonotinggal, yang dapat digunakan kapan saja saat dibutuhkan.
Baca juga: Mengenal Filosofi Formasi Paskibraka 17-8-45 dan Makna di Baliknya
Mural Kemerdekaan RI
Bukan hanya memberi, peringatan kemerdekaan diperingati lewat seni. Mural bertema merah putih kini menghiasi dinding lingkungan, hasil karya para seniman Kota Semarang.
Lihat Juga :