Hadiri Peletakan Batu Pertama Pesantren Nurul Islam, Ini Pesan Bupati
Kamis, 10 September 2020 - 20:34 WIB
loading...
Suasana peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Nurul Islami di Bulukumba. Foto: Istimewa
A
A
A
BULUKUMBA - Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali menghadiri peleletakan batu pertama pembangunan Pesantren Nurul Islam Na’na Kelurahan Borong Rappoa Kecamatan Kindang, Kamis, (10/09/2020).
Pesantren Nurul Islam Na’na ini rencananya akan membina santri penghafal Al-Quran dari wilayah tersebut.
Baca Juga: Veteran di Bulukumba Terima Bantuan dari Baznas
Bupati AM Sukri Sappewali menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada warga Na’na yang menginisiasi pembangunan Pesantren Nurul Islam tersebut. Karena melalui pembangunan pesantren ini, maka kelak menjadi wadah pembinaan generasi muda, menempa para santri dalam menimbah ilmu agama atau menjadi penghafal Al-Quran di masa mendatang.
“Saya berharap, dengan dimulainya tahapan pembangunan Pesantren Nurul Islam ini, akan memberikan motivasi dan harapan yang lebih besar untuk terus melanjutkan dan menyelesaikan pembangunannya,” ungkapnya.
Pihak panitia, kata AM Sukri Sappewali bisa memasukkan permohonan bantuan anggaran ke Pemerintah Kabupaten Bulukumba, maupun dapat meminta sumbangan kepada para dermawan.
“Pembangunan pesantren adalah investasi dunia akhir, sepanjang kita semua ikhlas membantu,” bebernya.
Pesantren Nurul Islam Na’na ini rencananya akan membina santri penghafal Al-Quran dari wilayah tersebut.
Baca Juga: Veteran di Bulukumba Terima Bantuan dari Baznas
Bupati AM Sukri Sappewali menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada warga Na’na yang menginisiasi pembangunan Pesantren Nurul Islam tersebut. Karena melalui pembangunan pesantren ini, maka kelak menjadi wadah pembinaan generasi muda, menempa para santri dalam menimbah ilmu agama atau menjadi penghafal Al-Quran di masa mendatang.
“Saya berharap, dengan dimulainya tahapan pembangunan Pesantren Nurul Islam ini, akan memberikan motivasi dan harapan yang lebih besar untuk terus melanjutkan dan menyelesaikan pembangunannya,” ungkapnya.
Pihak panitia, kata AM Sukri Sappewali bisa memasukkan permohonan bantuan anggaran ke Pemerintah Kabupaten Bulukumba, maupun dapat meminta sumbangan kepada para dermawan.
“Pembangunan pesantren adalah investasi dunia akhir, sepanjang kita semua ikhlas membantu,” bebernya.
Lihat Juga :