Sejahterakan Papua Barat Daya, Legislator Partai Perindo Willem Assem Konsisten Perjuangkan Anggaran UMKM
Rabu, 06 Agustus 2025 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengungkapkan aspirasi terkait UMKM bukan baru kali ini muncul. Pada reses sebelumnya, aspirasi serupa disuarakan masyarakat. Hal ini menunjukkan UMKM sangat membutuhkan perhatian dan penguatan dari sisi kebijakan maupun anggaran.
"Sudah saya dorong ke pemerintah, tetapi memang tidak mudah untuk cepat direalisasikan, harus menunggu tahun anggaran," tuturnya.
Selain UMKM, mayoritas masyarakat di Dapilnya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Mereka mengharapkan bantuan bibit tanaman dan ternak, pembinaan, serta alat transportasi untuk membawa hasil panen dan barang dagangan ke pusat kota. Kendaraan ini juga diperlukan untuk akomodasi anak-anak ke sekolah.
Sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Papua Barat Daya yang membidangi infrastruktur, Willem memahami bahwa sebagian besar program pembangunan masih terfokus pada sarana fisik. Namun, dia menegaskan bahwa sektor ekonomi kerakyatan harus mendapat porsi perhatian yang seimbang.
"UMKM, pertanian dan peternakan, sektor ini yang menghidupkan masyarakat kecil. Mereka sangat terkendala modal untuk bisa berkembang," ucapnya.
"Sudah saya dorong ke pemerintah, tetapi memang tidak mudah untuk cepat direalisasikan, harus menunggu tahun anggaran," tuturnya.
Selain UMKM, mayoritas masyarakat di Dapilnya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Mereka mengharapkan bantuan bibit tanaman dan ternak, pembinaan, serta alat transportasi untuk membawa hasil panen dan barang dagangan ke pusat kota. Kendaraan ini juga diperlukan untuk akomodasi anak-anak ke sekolah.
Sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Papua Barat Daya yang membidangi infrastruktur, Willem memahami bahwa sebagian besar program pembangunan masih terfokus pada sarana fisik. Namun, dia menegaskan bahwa sektor ekonomi kerakyatan harus mendapat porsi perhatian yang seimbang.
"UMKM, pertanian dan peternakan, sektor ini yang menghidupkan masyarakat kecil. Mereka sangat terkendala modal untuk bisa berkembang," ucapnya.
Lihat Juga :