Ricuh! Warga Pati dan Satpol PP Bersitegang saat Posko Tolak Kenaikan PBB 250% Dibubarkan
Rabu, 06 Agustus 2025 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Karena tak kunjung menemui titik temu, Satpol PP kemudian menyita sejumlah barang hasil donasi, termasuk air mineral dan logistik yang telah dikumpulkan sejak 1 Agustus 2025. Hal ini memicu kemarahan massa yang langsung menduduki truk milik Satpol PP.
Tak hanya itu, massa juga berusaha merebut kembali barang-barang yang disita dan melemparkan kardus ke jalan. Aksi saling dorong dan adu mulut pun terjadi antara massa dan petugas.
Baca juga: Sektor Pendidikan Kena PPN 12 Persen, Guru Besar UGM Nilai Tidak Tepat
Koordinator aksi, Supriyono mengecam tindakan aparat. Ia menyebut pembubaran tersebut sebagai bentuk arogansi pemerintah terhadap aspirasi rakyat.
“Ini tindakan arogan dan semena-mena. Ini donasi dari masyarakat untuk aksi damai pada 13 Agustus 2025 nanti. Kami sudah kirim surat pemberitahuan ke Kapolresta dan Bupati,” ujar Supriyono kepada wartawan.
Dia mengaku kecewa dan marah sehingga nekat naik ke atas truk untuk meminta logistik yang disita diturunkan kembali.
Tak hanya itu, massa juga berusaha merebut kembali barang-barang yang disita dan melemparkan kardus ke jalan. Aksi saling dorong dan adu mulut pun terjadi antara massa dan petugas.
Baca juga: Sektor Pendidikan Kena PPN 12 Persen, Guru Besar UGM Nilai Tidak Tepat
Koordinator aksi, Supriyono mengecam tindakan aparat. Ia menyebut pembubaran tersebut sebagai bentuk arogansi pemerintah terhadap aspirasi rakyat.
“Ini tindakan arogan dan semena-mena. Ini donasi dari masyarakat untuk aksi damai pada 13 Agustus 2025 nanti. Kami sudah kirim surat pemberitahuan ke Kapolresta dan Bupati,” ujar Supriyono kepada wartawan.
Dia mengaku kecewa dan marah sehingga nekat naik ke atas truk untuk meminta logistik yang disita diturunkan kembali.
Lihat Juga :