Pabrik AMDK Lokal Terdampak Surat Edaran Larangan Gubernur Bali
Senin, 04 Agustus 2025 - 19:56 WIB
loading...
A
A
A
Pemilik pabrik produsen AMDK lokal ini menilai SE Gubernur Bali terlalu parsial karena hanya menyasar AMDK saja. Padahal, sampah plastik di Bali tidak hanya berasal dari botol AMDK, tetapi dari kemasan minyak goreng, gula, kopi, hingga permen.
"Kalau Gubernur mau menerapkan ini secara ketat, kami khawatir dari 18 pabrik itu cuma 2 pabrik yang akan bertahan," katanya.
Dia mengkalkulasi bakal ada 1.000 orang lebih di Bali terkena PHK akibat pelarangan tersebut. AMDK-AMDK ini merupakan produsen yang berbasis dan menyerap tenaga kerja lokal.
Pelarangan produksi dan distribusi akan berujung pada PHK para pegawai dari pabrik-pabrik produsen air kemasan tersebut. Belum lagi, toko ritel kecil yang mengaku produk terlaris mereka adalah air kemasan di bawah 1 liter.
Direktur Utama PT Tirta Mumbul Jaya Abadi Nyoman Arta Widnyana meminta Pemprov Bali berpikir holistik dalam menangani sampah. Pelarangan seharusnya juga menyasar semua dagangan di minimarket yang berbungkus plastik agar terasa adil.
"Kalau Gubernur mau menerapkan ini secara ketat, kami khawatir dari 18 pabrik itu cuma 2 pabrik yang akan bertahan," katanya.
Dia mengkalkulasi bakal ada 1.000 orang lebih di Bali terkena PHK akibat pelarangan tersebut. AMDK-AMDK ini merupakan produsen yang berbasis dan menyerap tenaga kerja lokal.
Pelarangan produksi dan distribusi akan berujung pada PHK para pegawai dari pabrik-pabrik produsen air kemasan tersebut. Belum lagi, toko ritel kecil yang mengaku produk terlaris mereka adalah air kemasan di bawah 1 liter.
Direktur Utama PT Tirta Mumbul Jaya Abadi Nyoman Arta Widnyana meminta Pemprov Bali berpikir holistik dalam menangani sampah. Pelarangan seharusnya juga menyasar semua dagangan di minimarket yang berbungkus plastik agar terasa adil.
Lihat Juga :