Kagetnya Mpu Gandring Ken Arok Pesan Ribuan Senjata dan Keris, Ada yang Dipakai Bunuh Penguasa Tumapel
Sabtu, 02 Agustus 2025 - 08:44 WIB
loading...
A
A
A
Terpenting pesanan ribuan senjata ke Gandring, bisa terealisasi. Namun tawaran itu tak asal diterima Mpu Gandring, ia masih ragu dan belum percaya akan perkataan Ken Arok.
Ken Arok pun berseloroh bahwa jangankan membeli ribuan senjata, Arok sanggup membeli nyawa Mpu Gandring. Ia pun kemudian menunjukkan tiga ratus kepingan emas sebagai biaya awal alias DP ke Mpu Gandring.
Mpu Gandring yang masih ragu akan ucapan Ken Arok, mendapat sedikit teror dari Ken Arok dan Tanca, teman Ken Arok yang mengantarkannya bertemu Mpu Gandring. Keduanya mengancam akan membunuh anak dan istri Mpu Gandring, jika permintaan Ken Arok tak diturutinya.
Akhirnya Mpu Gandring menerima permintaan Ken Arok. Namun Mpu Gandring meminta waktu satu tahun ke Ken Arok agar bisa memenuhi permintaan sang pengawal akuwu Tumapel tersebut.
Sontak saja permintaan itu ditolak Ken Arok. Ia meminta agar senjata-senjata yang dipesannya bisa jadi enam bulan. Ken Arok rela membayar lebih mahal demi mempercepat pembuatan senjata-senjata tersebut.
Dikisahkan Ken Arok bahkan langsung membayar Mpu Gandring dengan seribu keping emas sebagai pembayaran. Alhasil DP 300 keping emas yang awalnya disepakati ditambah 700 keping emas.
Ken Arok pun menjanjikan kepada Mpu Gandring bonus lebih jika senjatanya selesai tepat waktu. Arok pun memberikan ancaman kepada Mpu Gandring agar segera mengerjakan pesanannya.
Bahkan Ken Arok memberikan ultimatum bahwa akan ada anak buahnya yang mengawasi pengerjaan senjata yang dipesannya. Oleh karena itu Gandring diminta Ken Arok tidak boleh bermain-main.
Singkat cerita enam bulan berlalu, Ken Arok pun mendatangi rumah Mpu Gandring bersama Tanca kembali. Ken Arok menagih pesanannya, tapi kedatangan Arok disambut Mpu Gandring dengan acuh.
Ken Arok pun berseloroh bahwa jangankan membeli ribuan senjata, Arok sanggup membeli nyawa Mpu Gandring. Ia pun kemudian menunjukkan tiga ratus kepingan emas sebagai biaya awal alias DP ke Mpu Gandring.
Mpu Gandring yang masih ragu akan ucapan Ken Arok, mendapat sedikit teror dari Ken Arok dan Tanca, teman Ken Arok yang mengantarkannya bertemu Mpu Gandring. Keduanya mengancam akan membunuh anak dan istri Mpu Gandring, jika permintaan Ken Arok tak diturutinya.
Akhirnya Mpu Gandring menerima permintaan Ken Arok. Namun Mpu Gandring meminta waktu satu tahun ke Ken Arok agar bisa memenuhi permintaan sang pengawal akuwu Tumapel tersebut.
Sontak saja permintaan itu ditolak Ken Arok. Ia meminta agar senjata-senjata yang dipesannya bisa jadi enam bulan. Ken Arok rela membayar lebih mahal demi mempercepat pembuatan senjata-senjata tersebut.
Dikisahkan Ken Arok bahkan langsung membayar Mpu Gandring dengan seribu keping emas sebagai pembayaran. Alhasil DP 300 keping emas yang awalnya disepakati ditambah 700 keping emas.
Ken Arok pun menjanjikan kepada Mpu Gandring bonus lebih jika senjatanya selesai tepat waktu. Arok pun memberikan ancaman kepada Mpu Gandring agar segera mengerjakan pesanannya.
Bahkan Ken Arok memberikan ultimatum bahwa akan ada anak buahnya yang mengawasi pengerjaan senjata yang dipesannya. Oleh karena itu Gandring diminta Ken Arok tidak boleh bermain-main.
Singkat cerita enam bulan berlalu, Ken Arok pun mendatangi rumah Mpu Gandring bersama Tanca kembali. Ken Arok menagih pesanannya, tapi kedatangan Arok disambut Mpu Gandring dengan acuh.
Lihat Juga :