Kisah Pangeran Diponegoro Diburu Belanda, Lolos saat Dikepung di Sungai Progo

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:07 WIB
loading...
Kisah Pangeran Diponegoro...
Perang Jawa memang begitu menyulitkan pasukan Belanda melawan Pangeran Diponegoro serta tentaranya. Foto/Istimewa
A A A
BELANDA dibuat pusing dengan pengejaran terhadap Pangeran Diponegoro . Perang Jawa memang begitu menyulitkan pasukan Belanda melawan Pangeran Diponegoro serta tentaranya.

Pengejaran pun dilakukan oleh pasukan Belanda mengerahkan ribuan pasukan. Pasukan Belanda menerima informasi keberadaan Pangeran Diponegoro dari intelijen warga lokal pribumi meskipun informasi simpang siur.

Pada Oktober 1825, Mayor Sollewijn diperintahkan menyerbu Kutagede, gagal menemukan Diponegoro. Pada 24 Oktober de Kock mendapat informasi bahwa Diponegoro berada di tepi barat Sungai Bedog.

Baca juga: Peringatan 200 Tahun Perang Jawa Ditampilkan Dalam Film Diponegoro Hero



Operasi pengejaran Pangeran Diponegoro dilakukan mengerahkan 1.258 pasukan dalam tiga koloni di bawah komando langsung Jenderal De Kock. Pengejaran ini diawali dengan titik awal di Bantul.

Kolone pertama di bawah Mayor Sollewijn, kolone kedua dipimpin oleh Kapten van de Polder, dan kolone ketiga, yang berada di tengah, dipimpin oleh Jenderal de Kock sendiri.

Sebagaimana dikisahkan pada buku "Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia", kolone pertama yang bergerak ke Desa Jeblok dihadang oleh pasukan Diponegoro. Di sana, terjadi pertempuran hebat, sedangkan kolone kędua dan ketiga bergerak ke Kasihan.

Diponegoro yang mengonsentrasikan kekuatannya di desa ini, diserbu oleh pasukan lawan. Pertempuran seru pun terjadi. Pasukan Diponegoro bertempur dengan berani tanpa menghiraukan tembakan meriam.

Di pihak Mandung jatuh korban 40 orang. Pangeran Diponegoro berhasil meloloskan diri dari kepungan lawan bergerak ke Gegulu di tepi barat Sungai Progo.

Dengan susah payah pasukan yang dipimpin Mayor Sollewijn berhasil sampai Gegulu, dan menemukan desa ini telah kosong dan dibakar. Sebaliknya, di desa Kaliwatang pasukan Sollewijn dihadang oleh pasukan Diponegoro.

Pada pertempuran di Kaliwatang jatuh korban 40 orang di pihak Diponegoro. Dalam operasi pengejaran ini Jenderal de Kock gagal menangkap Diponegoro, tetapi berhasil membersihkan pangkalan lawan di sekitar negara Yogyakarta.

Operasi pengejaran diteruskan ke wilayah Yogyakarta Utara. Pimpinan operasi diserahkan kepada Jenderal Mayor van Geen karena de Kock dipanggil ke Batavia. Van Geen melakukan tindakan yang sama dengan de Kock.

Operasi pengejaran dilanjutkan dengan mengerahkan tiga kolone, dan bergerak ke desa Ngrajeg dan Jumeneng. Operasi ini gagal menemukan Diponegoro yang dikawal oleh pasukan Mandung yang dipimpin oleh Tumenggung Mertoloyo.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Dukung Repatriasi Kekayaan...
Dukung Repatriasi Kekayaan Bangsa, Garuda Pulangkan Koleksi Sejarah dari Belanda
Diponegoro Hero, Film...
Diponegoro Hero, Film AI yang Hidupkan Kembali Api Perjuangan Pahlawan Jawa
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Berita Terkini
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Infografis
Upaya Mengatasi Banjir...
Upaya Mengatasi Banjir di Jakarta, 13 Sungai Dikeruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved