Autopsi Detail Jadi Kunci Utama Mengungkap Kematian Arya Daru

Senin, 28 Juli 2025 - 06:16 WIB
loading...
Autopsi Detail Jadi...
Mantan Kabareskrim Periode 2009-2011 Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi dalam program One on One SindoNews TV.
A A A
JAKARTA - Autopsi secara detail dinilai menjadi kunci utama dalam mengungkap kematian Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP). Diketahui, ADP ditemukan tewas di kamar kosnya, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 8 Juli 2025.

Saat ditemukan, wajah jenazah Arya Daru tertutup plastik dan dililit lakban. “Jadi, saya melihat di sini memang unsur autopsi itu yang betul-betul rinci itu betul-betul dibutuhkan,” kata Mantan Kabareskrim Periode 2009-2011 Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi dalam program One on One SindoNews TV pada Sabtu 19 Juli 2025.

“Contohnya tadi kan apakah dia masih bernapas atau sudah enggak ada seperti orang tenggelam. Yang kedua, apakah dia diberikan obat atau diberikan minum obat mungkin di mana dia menjadi tidak sadar,” kata Mantan Dubes RI untuk Myanmar Periode 2013-2018 ini.

Baca juga: Arman Christian Teman Sekamar di KBRI Myanmar Yakin Diplomat Arya Daru Korban Pembunuhan Berencana



Menurut dia, tidak mungkin secara sadar Arya Daru melilitkan lakban di kepala. “Berarti kan ada orang melibatkan kan, logikanya begitu kan. Kalau dia tidak sadar menurut saya itu 100% pembunuhan,” tuturnya.

Dia yakin kematian ADP tidak wajar. “Pasti (tidak wajar, red). Kalau dia tidak dilibat (lakban, red) ya kematian wajar kan,” katanya.

Dia melanjutkan, karena kematian ADP tidak wajar, maka autopsi diharapkannya mengecek organ toraks. “Dari torak atau paru-parunya itu dokter akan bisa menentukan orang ini sudah meninggal sebelum dililit lakban,” ungkapnya.

“Kalau misalnya toraknya masih ada, ada dua kemungkinan, dia melilit sendiri atau dililit orang lain,” tambahnya.

15 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Arya Daru Pangayunan

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 15 orang saksi. “Sampai dengan saat ini, tim penyeldik telah melakukan klarifikasi, pengambilan keterangan dalam tahap penyelidikan, setidaknya ada 15 orang (saksi),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dikutip Jumat (25/7/2025).

Ade Ary menyebutkan, dari 15 orang saksi yang telah dimintai keterangannya, itu merupakan dari orang-orang yang dilingkungan kos hingga pihak yang terakhir berkomunikasi dengan Arya Daru.

“Itu dari lingkungan kos-kosan, kemudian dari tempat kerja korban, dari keluarga korban, kemudian dari pihak-pihak yang terakhir berkomunikasi dengan korban,” ujar dia.

CCTV di 20 Titik Diperiksa Polisi

Sampai saat ini, rekaman CCTV di 20 titik telah disita polisi. “Setidaknya penyelidik telah mengambil rekaman dari 20 titik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (24/7/2025).

Dia menerangkan, puluhan CCTV tersebut itu dari tempat kos korban. Selain itu, CCTV tersebut berasal dari beberapa lokasi yang didatangi korban, termasuk gedung Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

“Dimulai dari circle terkecil dari TKP yaitu lingkungan kos korban, kemudian beberapa tempat yang pernah dikunjungi korban sampai 7 hari terakhir. Kemudin juga lokasi-lokasi tempat kerja korban,” ujar dia.

Dia menambahkan, saat ini bukti-bukti yang telah ditelah didapat akan dilakukan peneriksaan oleh Tim Digital Forensik dan analisis dari Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasa Hukum Pertanyakan...
Kuasa Hukum Pertanyakan Penyelidikan Kasus Arya Daru Dihentikan Polda Metro Jaya
Penyelidikan Kasus Kematian...
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Begini Penjelasan Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya Hentikan...
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Pangayunan
Sosok Vara di Pusaran...
Sosok Vara di Pusaran Kematian Arya Daru, Polisi: Apa Perlu Diungkap Aib Orang Lain?
Keluarga Arya Daru Mempertanyakan...
Keluarga Arya Daru Mempertanyakan Alasan Polisi Tak Ungkap Luka Memar di Dada Akibat Benda Tumpul
Polisi Ungkap Hanya...
Polisi Ungkap Hanya Sidik Jari Arya Daru di Lakban, Ini Alasannya
Pedagang Lansia Menangis...
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
Gempa M 6.7 Guncang...
Gempa M 6.7 Guncang Palu: Update Kondisi Terkini & Peringatan BMKG
AKSI MAHASISWA MELUAS:...
AKSI MAHASISWA MELUAS: Saling Dorong Warnai Demo di Berbagai Daerah!
Rekomendasi
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved