HIPMI Sultra dan SPKS Berikan Asuransi Perlindungan Kecelakaan Bagi Petani Sawit
Jum'at, 25 Juli 2025 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
"HIPMI memandang kunci utama penguatan industri sawit nasional terletak pada pemberdayaan petani dan kelembagaan yang menaungi mereka, seperti koperasi dan kelompok tani," katanya.
Selain mendukung dari sisi hulu seperti pembibitan dan perawatan tanaman, HIPMI juga mendorong UMKM sawit untuk menghasilkan produk turunan yang bernilai tambah, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan, HIPMI terus berupaya menjadi organisasi yang relevan dan berdampak nyata bagi anggotanya dan masyarakat luas.
"Melalui program-program seperti ini, HIPMI menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran pengusaha muda di sektor strategis seperti kelapa sawit, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tapi juga penggerak kemajuan ekonomi nasional," ungkapnya
Asuransi yang diberikan mencakup perlindungan terhadap risiko meninggal dunia akibat kecelakaan, cacat tetap, hingga biaya pengobatan. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata HIPMI dalam mendukung penguatan sektor sawit rakyat, khususnya petani kecil dan pelaku UMKM yang tersebar di berbagai daerah di Sultra.
Peluncuran kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Muhammad Rusdin Jaya, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Sultra.
Termasuk perwakilan PT Bina Sawit Makmur, PT Bakrie Sumatra Plantation, Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Indonesia Sabarudin, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, serta Branch Manager PT Asuransi Jasindo Kendari.
Selain mendukung dari sisi hulu seperti pembibitan dan perawatan tanaman, HIPMI juga mendorong UMKM sawit untuk menghasilkan produk turunan yang bernilai tambah, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan, HIPMI terus berupaya menjadi organisasi yang relevan dan berdampak nyata bagi anggotanya dan masyarakat luas.
"Melalui program-program seperti ini, HIPMI menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran pengusaha muda di sektor strategis seperti kelapa sawit, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tapi juga penggerak kemajuan ekonomi nasional," ungkapnya
Asuransi yang diberikan mencakup perlindungan terhadap risiko meninggal dunia akibat kecelakaan, cacat tetap, hingga biaya pengobatan. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata HIPMI dalam mendukung penguatan sektor sawit rakyat, khususnya petani kecil dan pelaku UMKM yang tersebar di berbagai daerah di Sultra.
Peluncuran kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Muhammad Rusdin Jaya, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Sultra.
Termasuk perwakilan PT Bina Sawit Makmur, PT Bakrie Sumatra Plantation, Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Indonesia Sabarudin, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, serta Branch Manager PT Asuransi Jasindo Kendari.
Lihat Juga :