Bule Rusia Jadi Korban Penyekapan dan Pemerasan, Aset Kripto Rp10 Miliar Raib
Selasa, 22 Juli 2025 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai informasi, insiden semacam ini sebelumnya pernah terjadi dengan modus operandi yang serupa terhadap WNA di Bali. Pertama, 9 Juli di Jimbaran, seorang pria WNA asal Rusia diserang di rumahnya oleh dua pria bertopeng. Ia ditodong pistol dan dipaksa menyerahkan USD150.000. Baca juga: 2 Cewek Rusia Digerebek, Diduga Buka Praktik Prostitusi di Bali
Kedua, pada 27 Juni di Mengwi. Perempuan WNA asal Ukraina diserang pukul 02.25 dini hari. Ia dipukul, diikat, dan dipaksa transfer kripto USD30.000 serta menyerahkan perhiasan.Ketiga, pada 15 Desember 2024 di Ungasan. Dua WNA dipaksa masuk ke mobil, disiksa di vila, dan kehilangan kripto senilai lebih dari USD214.000.
Indisen ini berpotensi menimbulkan kekhawatiran publik, terutama terhadap citra Bali sebagai destinasi wisata yang aman. Terlebih beredar dugaan terkait adanya jaringan kriminal internasional terorganisir. Sebab, semua serangan dilakukan secara matang, menyasar WNA berprofesi di dunia kripto, dan dilakukan pelaku bertopeng yang memiliki pengetahuan tentang aset digital korban.
Kedua, pada 27 Juni di Mengwi. Perempuan WNA asal Ukraina diserang pukul 02.25 dini hari. Ia dipukul, diikat, dan dipaksa transfer kripto USD30.000 serta menyerahkan perhiasan.Ketiga, pada 15 Desember 2024 di Ungasan. Dua WNA dipaksa masuk ke mobil, disiksa di vila, dan kehilangan kripto senilai lebih dari USD214.000.
Indisen ini berpotensi menimbulkan kekhawatiran publik, terutama terhadap citra Bali sebagai destinasi wisata yang aman. Terlebih beredar dugaan terkait adanya jaringan kriminal internasional terorganisir. Sebab, semua serangan dilakukan secara matang, menyasar WNA berprofesi di dunia kripto, dan dilakukan pelaku bertopeng yang memiliki pengetahuan tentang aset digital korban.
(poe)
Lihat Juga :