Tragedi Pesta Pernikahan Anak KDM, Bupati Garut: Korban Tewas dan Pingsan Akibat Kekurangan Oksigen
Jum'at, 18 Juli 2025 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini, korban pingsan dan luka telah pulang ke rumah masing-masing. Tapi ada yang dirawat. Semua biaya perawatan itu di-cover (ditanggung) oleh Pemerintah Kabupaten Garut," ucap Abdusy Syakur.
Disinggung apakah Pemkab Garut akan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap peristiwa itu? Bupati menyatakan tidak perlu. "Tidak perlu ya," ujar Bupati.
Menurut Abdusy Syakur, tragedi ini terjadi karena antusiasme masyarakat menghadiri dan memeriahkan acara ini. Masyarakat ingin bersama-sama bergembira. Untuk mengamankan acara ini, kata Bupati, panitia menyiagakan 29 personel Satpol PP dan polisi di lokasi.
"Banyak sekali yang hadir ke sini. Tadi di luar dugaan kami. Yang mestinya jam 1 (13.00 WIB). Tapi setelah Jumatan, masyarakat sudah di lokasi," tuturnya.
Bupati mengatakan, imbas dari kejadian ini, acara hiburan rakyat yang sedianya digelar pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB batal digelar. "Untuk rangkaian, kami tadi bersama-sama, memutuskan bahwa kegiatan lanjutan ditunda atau ditiadakan," ucap Bupati.
Ditanya siapa yang bertanggung jawab dalam tragedi ini, Abdusy Syakur menyatakan, panitia pelaksana. "Kita bersama-sama, berbagi tugas. (Siapa yang bertanggung jawab) sedang kami dalami," ujarnya.
Ditanya apakah tragedi ini kesalahan eksternal atau internal pemerintahan? Kalau pertanggungjawaban eksternal bagaimana?
Disinggung apakah Pemkab Garut akan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap peristiwa itu? Bupati menyatakan tidak perlu. "Tidak perlu ya," ujar Bupati.
Menurut Abdusy Syakur, tragedi ini terjadi karena antusiasme masyarakat menghadiri dan memeriahkan acara ini. Masyarakat ingin bersama-sama bergembira. Untuk mengamankan acara ini, kata Bupati, panitia menyiagakan 29 personel Satpol PP dan polisi di lokasi.
"Banyak sekali yang hadir ke sini. Tadi di luar dugaan kami. Yang mestinya jam 1 (13.00 WIB). Tapi setelah Jumatan, masyarakat sudah di lokasi," tuturnya.
Bupati mengatakan, imbas dari kejadian ini, acara hiburan rakyat yang sedianya digelar pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB batal digelar. "Untuk rangkaian, kami tadi bersama-sama, memutuskan bahwa kegiatan lanjutan ditunda atau ditiadakan," ucap Bupati.
Ditanya siapa yang bertanggung jawab dalam tragedi ini, Abdusy Syakur menyatakan, panitia pelaksana. "Kita bersama-sama, berbagi tugas. (Siapa yang bertanggung jawab) sedang kami dalami," ujarnya.
Ditanya apakah tragedi ini kesalahan eksternal atau internal pemerintahan? Kalau pertanggungjawaban eksternal bagaimana?
Lihat Juga :