Selain Renggut 3 Korban Tewas, 14 Orang Pingsan dalam Tragedi Makan Gratis Pernikahan Anak KDM
Jum'at, 18 Juli 2025 - 20:35 WIB
loading...
Tragedi acara makan gratis rangkaian pernikahan Wabup Garut Putri Karlina-Maula Akbar, anak Dedi Mulyadi di Alun-alun Garut selain menelan korban tiga orang tewas, juga menyebabkan 14 orang pingsan. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Tragedi acara makan gratis rangkaian pernikahan Wabup Garut Putri Karlina-Maula Akbar, anak Dedi Mulyadi di Alun-alun Garut selain menelan korban tiga orang tewas, juga menyebabkan 14 orang pingsan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, suasana duka menyelimuti acara pesta rakyat dalam rangka resepsi pernikahan Maula Akbar Mulyadi Putra yang merupakan anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina di Alun-alun Garut, Jalan Otto Iskandardinata, Kabupaten Garut, Jumat (18/7/2025).
"Acara yang semula berlangsung meriah tersebut, berubah menjadi duka setelah dilaporkan puluhan warga pingsan dan tiga meninggal dunia. Menurut laporan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB," kata Kabid Humas
Baca juga: Korban Tewas Ricuh Pesta Rakyat Pernikahan Anak KDM, 1 Polisi dan 2 Warga
Kombes Pol Hendra menyatakan, data sementara yang dihimpun dari RSUD dr Slamet dan RS Guntur menunjukkan, 14 orang pingsan dan harus mendapat perawatan medis. Sedangkan tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
"Atas peristiwa tersebut, Polda Jabar menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban," ujar Kombes Hendra.
Baca juga: 3 Orang Tewas di Pesta Rakyat Anaknya, KDM: Saya Tidak Tahu Acara Itu!
Dalam insiden tersebut pun, tutur Kabid Humas, satu orang anggota polisi, Bripka Cecep Syaeful Bahri meninggal usai membantu pengamanan acara.
Kabid Humas menuturkan, sebelum meninggal, almarhum Bripka Cecep membantu pengamanan, mengatur, dan mengangkat orang-orang yang pingsan akibat berdesakan karena ingin masuk ke pendopo.
"Setelah acara kembali berjalan lancar, baik, tidak ada kerumunan, yang bersangkutan (Bripka Cecep) duduk istirahat karena kelelahan. Bripka Cecep pingsan hingga meninggal dunia. Korban dibawa ke RS Guntur," tutur Kabid Humas.
Berikut adalah daftar warga yang mengalami pingsan dan dirawat di rumah sakit:
1. Nenih (Sukatani, Cisurupan)
2. Iyah (49) – Panunggaran, Sukabakti
3. Iis Ismayati (48) – Kemuning Pramuka, Pakuwon
4. Siti Hasanah (65) – Bojong Salam
5. Tasya Aulia (16) – Cipanas, Tarogong Kaler
6. Onyas (45) – Cijungkung, Siliwangi
7. Safira (14) – Ciwalen, Garut Kota
8. Sipa Fauziah (17) – Cilawu, Genteng
9. Yati Haryati (56) – Gunung Puntang
10. Mimi (56) – Sukapadang, Tarogong Kidul
11. Aris Krisdina (48) – Bojongloa Kaler, Bandung
12. Iyan (33) – Pataruman, Tarogong Kidul
13. Zahra Novania (14) – Bayongbong
14. Sutisna (66) – Bandung
Tiga orang meninggal dunia adalah:
1. Vania – Sindangheula, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota
2. Dewi Jubaedah – Jl. Lontar II, Koja, Jakarta Utara
3. Bripka Cecep Syaeful Bahri, S.H – Anggota Polsek Karangpawitan, Polres Garut, yang mengembuskan napas terakhir di RS Guntur Garut
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, suasana duka menyelimuti acara pesta rakyat dalam rangka resepsi pernikahan Maula Akbar Mulyadi Putra yang merupakan anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina di Alun-alun Garut, Jalan Otto Iskandardinata, Kabupaten Garut, Jumat (18/7/2025).
"Acara yang semula berlangsung meriah tersebut, berubah menjadi duka setelah dilaporkan puluhan warga pingsan dan tiga meninggal dunia. Menurut laporan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB," kata Kabid Humas
Baca juga: Korban Tewas Ricuh Pesta Rakyat Pernikahan Anak KDM, 1 Polisi dan 2 Warga
Kombes Pol Hendra menyatakan, data sementara yang dihimpun dari RSUD dr Slamet dan RS Guntur menunjukkan, 14 orang pingsan dan harus mendapat perawatan medis. Sedangkan tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
"Atas peristiwa tersebut, Polda Jabar menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban," ujar Kombes Hendra.
Baca juga: 3 Orang Tewas di Pesta Rakyat Anaknya, KDM: Saya Tidak Tahu Acara Itu!
Dalam insiden tersebut pun, tutur Kabid Humas, satu orang anggota polisi, Bripka Cecep Syaeful Bahri meninggal usai membantu pengamanan acara.
Kabid Humas menuturkan, sebelum meninggal, almarhum Bripka Cecep membantu pengamanan, mengatur, dan mengangkat orang-orang yang pingsan akibat berdesakan karena ingin masuk ke pendopo.
"Setelah acara kembali berjalan lancar, baik, tidak ada kerumunan, yang bersangkutan (Bripka Cecep) duduk istirahat karena kelelahan. Bripka Cecep pingsan hingga meninggal dunia. Korban dibawa ke RS Guntur," tutur Kabid Humas.
Berikut adalah daftar warga yang mengalami pingsan dan dirawat di rumah sakit:
1. Nenih (Sukatani, Cisurupan)
2. Iyah (49) – Panunggaran, Sukabakti
3. Iis Ismayati (48) – Kemuning Pramuka, Pakuwon
4. Siti Hasanah (65) – Bojong Salam
5. Tasya Aulia (16) – Cipanas, Tarogong Kaler
6. Onyas (45) – Cijungkung, Siliwangi
7. Safira (14) – Ciwalen, Garut Kota
8. Sipa Fauziah (17) – Cilawu, Genteng
9. Yati Haryati (56) – Gunung Puntang
10. Mimi (56) – Sukapadang, Tarogong Kidul
11. Aris Krisdina (48) – Bojongloa Kaler, Bandung
12. Iyan (33) – Pataruman, Tarogong Kidul
13. Zahra Novania (14) – Bayongbong
14. Sutisna (66) – Bandung
Tiga orang meninggal dunia adalah:
1. Vania – Sindangheula, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota
2. Dewi Jubaedah – Jl. Lontar II, Koja, Jakarta Utara
3. Bripka Cecep Syaeful Bahri, S.H – Anggota Polsek Karangpawitan, Polres Garut, yang mengembuskan napas terakhir di RS Guntur Garut
(cip)
Lihat Juga :