Kisah Jimat Sakti Jadi Tameng Kerajaan Pajajaran Hindari Serangan Banten di Masa Nilakendra Berkuasa
Selasa, 15 Juli 2025 - 05:39 WIB
loading...
A
A
A
Kepemimpinan Nilakendra dari berbagai sumber dicatatkan satu periode dengan Panembahan Hasanudin dari Banten. Terjadinya serangan ke Pakuan ternyata melibatkan Panembahan Hasanudin dengan putranya bernama Yusuf. Jadi, dapat disimpulkan bahwa yang tampil ke depan dalam serangan itu adalah putra mahkota Yusuf.
Sang raja hanya mengandalkan jimat-jimat untuk mempertahankan kerajaan. Sedangkan teknik dan strategi peperangan tidak pernah diasah.
Akhirnya Banten dapat merebut ibu kota dan Istana Pajajaran sementara "Ngibuda Sanghiyang Panji" yang dahulu selalu dibangga-banggakan dan dipercaya menjadi tolak-balak atas musuh ternyata tidak memiliki berfungsi apa pun.
Maka mulai setelah itu Kerajaan Pajajaran memasuki masa keruntuhan. Meski demikian Nilakendra berhasil menyelamatkan diri dari kepungan pasukan Banten. Dia kemudian menjadi raja pelarian tanpa istana. Nilakendra wafat dalam pelarian pada tahun 1567 Μ.
Sang raja hanya mengandalkan jimat-jimat untuk mempertahankan kerajaan. Sedangkan teknik dan strategi peperangan tidak pernah diasah.
Akhirnya Banten dapat merebut ibu kota dan Istana Pajajaran sementara "Ngibuda Sanghiyang Panji" yang dahulu selalu dibangga-banggakan dan dipercaya menjadi tolak-balak atas musuh ternyata tidak memiliki berfungsi apa pun.
Maka mulai setelah itu Kerajaan Pajajaran memasuki masa keruntuhan. Meski demikian Nilakendra berhasil menyelamatkan diri dari kepungan pasukan Banten. Dia kemudian menjadi raja pelarian tanpa istana. Nilakendra wafat dalam pelarian pada tahun 1567 Μ.
(jon)
Lihat Juga :