Tata Jabodetabek-Punjur, Pemerintah Harus Berani Bongkar Bangunan di Kawasan Puncak

Rabu, 09 September 2020 - 19:15 WIB
loading...
Tata Jabodetabek-Punjur,...
Rencana pemerintah kembali menata kawasan Jabodetabek-Punjur dinilai tidak akan mudah.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah kembali menata kawasan Jabodetabek plus Puncak dan Cianjur (Punjur) dinilai tidak akan mudah. Pemerintah pusat dan daerah (Pemda) perlu keberanian untuk membongkar bangunan di kawasan Puncak , Kabupaten Bogor.

Kawasan Puncak adalah legenda bagi sebagian besar warga Jabodetabek. Tempat liburan dan melepas penat paling dekat setiap akhir pekan. Tak heran kawasan ini tidak pernah sepi dari para pelancong. Pembangunan vila dan hotel di kawasan ini begitu masif sehingga semakin mengurangi kawasan hutan hingga membuat kemampuan Puncak meresap air pun semakin berkurang.

Pengamat tata kota, Nirwono Joga mengatakan, pengembangan kawasan berhawa sejuk ini harus ke ekowisata yang ramah lingkungan.“Harusnya tidak ada izin pembangunan, seperti vila dan pengembangan real estate di Puncak. Tapi benar-benar menjadi kawasan hutan lindung dan ekowisata,” kata Nirwono saat dihubungi SINDOnews, Selasa (8/9/2020).

Dia menerangkan, orang-orang yang plesiran ke Puncak itu nantinya untuk naik gunung atau berkemah di pinggir hutan. Jika polanya seperti ini, Kabupaten Bogor akan tetap memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) dari kawasan Puncak dan kelestarian lingkungan terjaga.

Masalahnya, lanjut Nirwono, Pemkab Bogor berani atau tidak untuk menertibkan vila-vila dan bangunan lain yang melanggar izin. Percuma menginginkan Puncak menjadi kawasan ekowisata dna resapan air jika izin pembangunan tetap dikeluarkan. (Baca: Genjot Kunjungan Wisatawan, Kemenparekraf Gelar Gerakan BISA di Puncak Bogor)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 19%
1,09 Juta Kendaraan...
1,09 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabotabek pada Libur Iduladha 2026
Keindahan Gunung Gede...
Keindahan Gunung Gede dan Gunung Pangrango Sambut Wisatawan di Puncak
Rekomendasi
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved