Polda Metro Maksimalkan Hunting System pada Operasi Patuh Jaya 2025

Senin, 14 Juli 2025 - 12:19 WIB
loading...
Polda Metro Maksimalkan...
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, bakal memaksimalkan hunting system atau bergerak secara mobile dalam Operasi Patuh Jaya 2025. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, bakal memaksimalkan hunting system atau bergerak secara mobile dalam Operasi Patuh Jaya 2025. Hal itu untuk menghindari kontak fisik antara petugas dengan masyarakat di lapangan.

"Kami akan lebih memaksimalkan hunting system. Baik dengan penggunaan Etle Mobile ataupun petugas yang berpatroli, pelanggaran kasat mata akan langsung ditindak," ujarnya, Senin (14/7/2025).

Dalam Operasi Patuh Jaya 2025 ini, petugas gabungan bakal melakukan pemantauan aktivitas masyarakat secara mobile, baik penindakan langsung saat patroli dan menemukan pelanggaran maupun menggunakan ETLE Mobile. Tak ada lagi operasi secara stasioner yang dilakukan petugas.

Baca juga: Irjen Pol Karyoto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2025

"ETLE Mobile, ini akan kita maksimalkan untuk menghindari, mengantisipasi, ataupun meminimalisasi kontak dengan pelanggar, maka ETLE Mobile ini akan bergerak memantau aktivitas masyarakat, jadi masyarakat mungkin tidak akan bertemu dengan penegakan hukum ataupun operasi dengan metode stasioner seperti yang dahulu lazimnya kita lihat dengan petugas gabungan, pasang plang segala macam," tuturnya.



"Kami akan lebih memaksimalkan hunting system. Baik dengan penggunaan ETLE Mobile ataupun petugas yang berpatroli, pelanggaran kasat mata akan langsung ditindak," jelasnya.

Baca juga: Operasi Patuh Jaya 2025, Irjen Pol Karyoto: Jangan Sakiti Hati Masyarakat

Komarudin menambahkan, polisi juga sudah melakukan pemetaan pada titik-titik yang dianggap rawan terjadinya pelanggaran ataupun kecelakaan lalu lintas. Khususnya pada wilayah yang belum terpasang ETLE di wilayah hukum Polda Metro Jaya, bakal menjadi salah satu titik sasaran operasi tersebut.

"Kita lebih mobile. Lebih banyak mudorotnya kalau dengan menggunakan stasioner, masyarakat yang berkumpul, yang berputar balik ini akan sangat membahayakan. Kita sudah mapping, sudah kita petakan titik-titik yang rentan ataupun riskan terjadi pelanggaran, biasanya ini marak terjadi pada daerah-daerah yang belum terpasang ETLE. Nah ini termasuk salah satu yang akan kita jadikan daerah sasaran," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Pedagang Lansia Menangis...
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved